8 Fakta Ikan Tripod Pelangi yang Bentuknya Mirip Mahluk Luar Angkasa

Rabu, 13 Desember 2023 - 19:00 WIB
loading...
8 Fakta Ikan Tripod...
Ikan tripod pelangi adalah ikan yang penting dalam ekosistem laut, dan membantu untuk mengendalikan populasi alga dan invertebrata. Foto: ist
A A A
JAKARTA - Salah satu ikan unik yang berbentuk mirip alien adalah ikan tripod pelangi atau Bathypterois grallator. Ini adalah ikan laut yang ditemukan di perairan tropis dan subtropis di seluruh dunia.

Ikan tripod pelangi memiliki tubuh panjang dan ramping, dengan kepala besar dan rahang yang kuat. Juga, ada tiga sirip dada yang menonjol, yang membantunya untuk berdiri tegak di dasar laut. Ikan ini memiliki warna yang cerah dan bervariasi, termasuk merah, oranye, kuning, dan biru.

Belakangan, ikan tripod pelangi sering dibicarakan di media sosial karena bentuknya yang unik, bahkan milik dengan mahluk luar angkasa. Nah, berikut adalah 7 fakta tentang ikan Tripod Pelangi:

1. Bentuk Tubuh Unik
8 Fakta Ikan Tripod Pelangi yang Bentuknya Mirip Mahluk Luar Angkasa

Ikan tripod pelangi memiliki struktur tubuh unik. Sirip dada dan sirip perutnya memanjang dan ramping menyerupai kaki tripod, yang digunakannya untuk bertengger di dasar laut. Postur seperti tripod ini memungkinkan ikan untuk tetap diam dan menghemat energi sambil menunggu mangsa.

2. Penghuni Laut Dalam

Ikan tripod pelangi adalah menghuni wilayah laut dalam, biasanya ditemukan pada kedalaman berkisar antara 1.000 hingga 4.000 meter (3.300 hingga 13.100 kaki). Mereka paling sering ditemukan di Samudera Atlantik tetapi juga ditemukan di lokasi laut dalam lainnya.

3. Umpan Bioluminesen

Seperti banyak ikan laut dalam, ikan tripod pelangi memiliki umpan bioluminesen. Ikan ini memiliki organ bercahaya yang disebut esca di ujung tulang belakang punggung yang dimodifikasi. Pelengkap bercahaya ini menarik ikan-ikan kecil dan krustasea, yang kemudian ditangkap oleh ikan tripod sebagai mangsa.

4. Metabolisme Lambat

Ikan tripod pelangi telah beradaptasi dengan lingkungan laut dalam yang berenergi rendah. Mereka memiliki tingkat metabolisme yang lambat, yang memungkinkan mereka bertahan hidup dalam kondisi dimana ketersediaan makanan langka. Mereka dapat menunggu dengan sabar dalam waktu lama tanpa perlu aktif mencari makanan.

5. Pergerakan Terbatas

Karena struktur tubuh unik, ikan tripod pelangi memiliki mobilitas yang terbatas. Mereka terutama menggunakan sirip perut untuk “berjalan” di sepanjang dasar laut dengan cara seperti tripod. Namun, mereka juga dapat berenang jarak pendek dengan menggoyangkan tubuh dan ekornya.

6. Jarang Ditemui Manusia

Ikan tripod pelangi jarang ditemui manusia karena habitatnya di laut dalam. Mereka tinggal di daerah yang sulit diakses, sehingga pengamatan langsung menjadi sulit. Sebagian besar pengetahuan kita tentang mereka berasal dari penampakan langka dan penelitian yang dilakukan menggunakan peralatan penelitian laut dalam.

Baca Juga: Fakta Unik Ikan Guppy, Makhluk Mini dengan Tarian Romantis

7. Reproduksi Misterius

Perilaku reproduksi ikan rainbow tripod sebagian besar masih belum diketahui. Karena tantangan mempelajari mereka di lingkungan alaminya, hanya sedikit yang diketahui tentang kebiasaan kawin atau tahap awal siklus hidup mereka.

8. Omnivora

Ikan tripod pelangi adalah ikan omnivora, dan memakan berbagai jenis makanan, termasuk alga, invertebrata, dan ikan kecil. Ikan ini adalah ikan yang sosial, dan sering ditemukan dalamkelompokbesar.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Filter Mulut Ikan Hilangkan...
Filter Mulut Ikan Hilangkan 99 Persen Mikroplastik dari Limbah
5 Ikan Paling Beracun...
5 Ikan Paling Beracun di Dunia, Sekali Sentuh Nyawa Melayang!
Ekosistem Makhluk-makhluk...
Ekosistem Makhluk-makhluk Misterius Ditemukan di Dasar Laut
Perbandingan Kandungan...
Perbandingan Kandungan Gizi Susu Kecoa dengan Ikan, Mana Lebih Baik?
Ikan Berkepala Gumpalan...
Ikan Berkepala Gumpalan Ditemukan di Antara 27 Spesies Baru di Peru
Ikan Mas Berubah Ukuran...
Ikan Mas Berubah Ukuran Raksasa, Ahli: Habitat Asli Terancam
Pemkot Bontang Buka...
Pemkot Bontang Buka Karpet Merah Industri Pengalengan Ikan
Ikan Sapu-Sapu Diburu...
Ikan Sapu-Sapu Diburu di Setu Babakan, TNI AL Dikerahkan
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Rekomendasi
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup B Piala Dunia 2026: Swiss dan Kanada Tembus 32 Besar, Qatar Tersingkir
Berita Terkini
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Pergeseran domino dari...
Pergeseran domino dari Game HP Jadi Turnamen Pro Berhadiah Ratusan Juta
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Infografis
6 Fakta Buster GBU-57,...
6 Fakta Buster GBU-57, Bom Bunker AS yang Serang Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved