Mengapa Gunung Machhapuchhre Dilarang untuk Didaki? Ternyata Ini Alasannya
Selasa, 12 Desember 2023 - 16:26 WIB
loading...
Gunung Machhapuchhre dianggap sebagai tempat suci bagi umat Hindu, khususnya penganut Dewa Siwa. Foto/Nepali Tourism Information
A
A
A
JAKARTA - Gunung Machhapuchhre merupakan salah satu puncak tertinggi di Nepal yang berada di Pegunungan Annapurna. Gunung ini memiliki ketinggian 6.993 meter dan bentuk segitiga yang menyerupai ekor ikan.
Dengan bentuk tersebut, gunung ini dinamakan dengan Machhapuchhre yang berarti “ekor ikan” dalam bahasa Nepal. Gunung Machhapuchhre juga memiliki puncak ganda yang menjulang tinggi dan tampak bercahaya seperti emas saat terkena sinar matahari.
Baca Juga 5 Fakta Gunung Hermon, Gunung Salju di Daratan Israel
Meskipun memiliki keindahan yang memesona, Gunung Machhapuchhre tidak boleh didaki oleh siapa pun. Hal itu membuat banyak orang penasaran terutama mengenai alasan tidak boleh dilakukan pendakian di sana.
Alasan utamanya karena Gunung Machhapuchhre dianggap sebagai tempat suci bagi umat Hindu, khususnya penganut Dewa Siwa. Menurut kepercayaan mereka, Gunung Machhapuchhre adalah salah satu bentuk manifestasi dari Dewa Siwa, yang merupakan dewa pencipta, pemelihara, dan penghancur alam semesta.
Dengan bentuk tersebut, gunung ini dinamakan dengan Machhapuchhre yang berarti “ekor ikan” dalam bahasa Nepal. Gunung Machhapuchhre juga memiliki puncak ganda yang menjulang tinggi dan tampak bercahaya seperti emas saat terkena sinar matahari.
Baca Juga 5 Fakta Gunung Hermon, Gunung Salju di Daratan Israel
Meskipun memiliki keindahan yang memesona, Gunung Machhapuchhre tidak boleh didaki oleh siapa pun. Hal itu membuat banyak orang penasaran terutama mengenai alasan tidak boleh dilakukan pendakian di sana.
Alasan Tidak Boleh Melakukan Pendakian di Gunung Machhapuchhre
Alasan utamanya karena Gunung Machhapuchhre dianggap sebagai tempat suci bagi umat Hindu, khususnya penganut Dewa Siwa. Menurut kepercayaan mereka, Gunung Machhapuchhre adalah salah satu bentuk manifestasi dari Dewa Siwa, yang merupakan dewa pencipta, pemelihara, dan penghancur alam semesta.
Lihat Juga :