Perbandingan Sistem Rudal THAAD AS vs Kh-47M2 Rusia, Mana Lebih Canggih?

Senin, 11 Desember 2023 - 17:59 WIB
loading...
Perbandingan Sistem...
Perbandingan sistem rudal THAAD milik Amerika Serikat (AS) dengan Kh-47M2 dari Rusia. Foto/Missile Threat
A A A
JAKARTA - Perbandingan sistem rudal THAAD milik Amerika Serikat (AS) dengan Kh-47M2 dari Rusia menarik untuk diulas. Keduanya diketahui menjadi persenjataan mumpuni yang memiliki kemampuan mengerikan.

Pada perkembangannya, negara-negara di dunia terus meningkatkan kekuatan militernya. Tak hanya kualitas tentara saja, sejumlah negara juga saling bersaing guna merancang persenjataan yang canggih.

Salah satu yang cukup sering dibuat adalah sistem rudal. Tercatat, ada banyak sistem rudal di dunia yang menarik perhatian, seperti THAAD milik Amerika Serikat dan KH-47M2 dari Rusia.

Jika mencoba membandingkan di antara keduanya, manakah yang lebih canggih? Simak ulasannya berikut.

Perbandingan Sistem Rudal THAAD vs Kh-47M2


1. Rudal THAAD

Perbandingan Sistem Rudal THAAD AS vs Kh-47M2 Rusia, Mana Lebih Canggih?


THAAD merupakan singkatan dari Terminal High Altitude Area Defense. Sistem sistem pertahanan ini memiliki kemampuan mampu mencegat rudal balistik musuh yang masuk radar.

Baca Juga Keunggulan Rudal Martlet, Pembunuh Drone Andalan Ukraina Berteknologi Laser

Mengutip Missile Threat, THAAD mulai dikembangkan pada 1992. Setelah serangkaian proses, uji coba pertamanya dilakukan pada April 1995.

Awalnya, perancangan THAAD terbilang kurang mulus. Sempat mengalami sejumlah kegagalan, Angkatan Darat Amerika Serikat memilih untuk mendesain ulang sistem rudal tersebut.

Akhirnya, THAAD mulai beroperasi bersama Angkatan Darat AS pada 2009. Melihat spesifikasinya, peluncur rudal THAAD memiliki panjang 6,2 meter, diameter 0,4 meter, dan bobot 662 kg.

Pada kemampuannya, ada banyak fitur unggulan yang dimiliki THAAD. Salah satunya terletak pada komponen radar yang dibekali Army Navy/Transportable Radar Surveillance (AN/TPY-2) guna mendeteksi rudal musuh pada jarak 870-3.000 km.

Beralih ke performa, THAAD diperkirakan memiliki jangkauan 150-200 km. Melihat kemampuannya yang menjanjikan, sejumlah negara di Asia juga sudah membelinya, termasuk UEA, Qatar, hingga Arab Saudi.

2. Rudal Kh-47M2

Perbandingan Sistem Rudal THAAD AS vs Kh-47M2 Rusia, Mana Lebih Canggih?


Kh-47M2 Kinzhal menjadi salah satu rudal balistik andalan Rusia. Mengutip Missile Threat, sistem rudal ini diperkirakan mampu mencapai jangkauan 1.500-2.000 km.

Baca Juga Rusia Siagakan Rudal Nuklir Avangard, Berkecepatan 27 Mach dan Jangkauan 6.000 Km

Pada riwayatnya, para analis mengaitkan Kh-47M2 Kinzhal sebagai generasi terbaru dari 9K720 Iskander-M. Sistem rudal ini bisa membawa muatan konvensional maupun nuklir seberat 480 kg.

Melihat ukurannya, Kh-47M2 punya panjang 8 m, diameter 1 m, serta bobot peluncuran 4.300 kg. Pada kemampuannya, rudal ini memiliki akselerasi yang sangat cepat serta kemampuan manuver yang tinggi.

Rudal Kinzhal sudah mulai digunakan sekitar akhir 2018. Namun, belum diketahui secara pasti mengenai jumlah keseluruhan yang diproduksi Rusia.

Pada perangnya melawan Ukraina, Rusia juga dilaporkan sudah menggunakan menggunakan Kh-47M2.

Demikian ulasan mengenai perbandingan sistem rudal THAAD milik Amerika Serikat dengan Kh-47M2 dari Rusia.
(okt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Rekomendasi
AHRT Raih 2 Podium pada...
AHRT Raih 2 Podium pada Race 1 ARRC Jepang, Irfan dan Herjun Tembus Tiga Besar
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
Berita Terkini
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved