Teknologi akan Beradaptasi dengan Kebiasaan dan Peraturan Baru Pasca Covid-19
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 12:08 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Bambang, yang menjadi hal penting dari karakter penelitian dan inovasi adalah pola pikir baru, perilaku baru, serta budaya dan cara kerja yang baru. Tiga hal tersebut dapat dilakukan dalam pembelajaran berbasis riset dan inovasi.
Contoh triple helix dalam pencegahan Covid-19 yang telah dilakukan adalah melibatkan konsorsium riset dan inovasi, antara lain dari berbagai Lembaga Penelitian non Kementerian (LPNK), perguruan tinggi, industri, Kemenkes, KemenBuMN, Kemenperin, dan pihak swasta.
Konsorsium tersebut telah menghasilkan beberapa produk inovasi, antara lain PCR Test Kit, Rapid Test, Autonomous UVC Mobile Robot, Convalescence Serum, Sistem Artificial Intellegence untuk deteksi Covid-19, Imunomodulator, Mobile Lab BSL-2, Ventilator, dan Powered Air Purifying Respirator.
“Semua instansi itu bersinergi bersama dalam arahan Kemenristek/BRIN,” tandas Bambang.
Contoh triple helix dalam pencegahan Covid-19 yang telah dilakukan adalah melibatkan konsorsium riset dan inovasi, antara lain dari berbagai Lembaga Penelitian non Kementerian (LPNK), perguruan tinggi, industri, Kemenkes, KemenBuMN, Kemenperin, dan pihak swasta.
Konsorsium tersebut telah menghasilkan beberapa produk inovasi, antara lain PCR Test Kit, Rapid Test, Autonomous UVC Mobile Robot, Convalescence Serum, Sistem Artificial Intellegence untuk deteksi Covid-19, Imunomodulator, Mobile Lab BSL-2, Ventilator, dan Powered Air Purifying Respirator.
“Semua instansi itu bersinergi bersama dalam arahan Kemenristek/BRIN,” tandas Bambang.
(wbs)
Lihat Juga :