Debut Kolaborasi NASA dan India, Siap Luncurkan Satelit Iklim NISAR Tahun 2024
Jum'at, 01 Desember 2023 - 19:48 WIB
loading...
NASA dan badan antariksa India ISRO berkolaborasi meluncurkan satelit iklim yang diberi nama NISAR pada tahun 2024. Foto/ISRO
A
A
A
FLORIDA - NASA dan badan antariksa India ISRO berkolaborasi meluncurkan satelit iklim yang diberi nama NISAR pada tahun 2024. Satelit ini akan membantu para ilmuwan memantau bagaimana perubahan iklim mempengaruhi beragam lanskap bumi.
Satelit NISAR, merupakan debut kolaborasi antara NASA dan ISRO, untuk mengembangkan perangkat keras misi pengamatan Bumi. NASA dan ISRO sedang melakukan sentuhan akhir pada satelit NISAR, kepanjangan dari NASA-ISRO Synthetic Aperture Radar.
NISAR akan diluncurkan mulai awal tahun 2024 dari Satish Dhawan Space Center ISRO di India selatan. Setelah diluncurkan pada tahun 2024, NISAR akan terus memindai permukaan bumi dengan radar. Salah satu tujuan utamanya adalah melacak bagaimana lanskap planet Bumi berubah seiring waktu.
Baca juga; Ancaman Perubahan Iklim Semakin Nyata, Satelit SWOT Diluncurkan
Setiap 12 hari, NISAR akan memindai seluruh daratan dan permukaan es sebanyak dua kali. Satelit tersebut berisi dua sistem radar aperture sintetis (SAR) yang berbeda, masing-masing mengamati Bumi dengan panjang gelombang berbeda.
Satelit NISAR, merupakan debut kolaborasi antara NASA dan ISRO, untuk mengembangkan perangkat keras misi pengamatan Bumi. NASA dan ISRO sedang melakukan sentuhan akhir pada satelit NISAR, kepanjangan dari NASA-ISRO Synthetic Aperture Radar.
NISAR akan diluncurkan mulai awal tahun 2024 dari Satish Dhawan Space Center ISRO di India selatan. Setelah diluncurkan pada tahun 2024, NISAR akan terus memindai permukaan bumi dengan radar. Salah satu tujuan utamanya adalah melacak bagaimana lanskap planet Bumi berubah seiring waktu.
Baca juga; Ancaman Perubahan Iklim Semakin Nyata, Satelit SWOT Diluncurkan
Setiap 12 hari, NISAR akan memindai seluruh daratan dan permukaan es sebanyak dua kali. Satelit tersebut berisi dua sistem radar aperture sintetis (SAR) yang berbeda, masing-masing mengamati Bumi dengan panjang gelombang berbeda.
Lihat Juga :