Penjelasan Bakteri Mycoplasma, Diduga Penyebab Penyakit Pernapasan Anak Misterius di China
Selasa, 28 November 2023 - 08:52 WIB
loading...
A
A
A
"Mereka mungkin merasa hanya sedang sakit pilek atau flu tapi lebih parah dari biasanya, dan gejala meliputi sakit tenggorokan, kelelahan, nyeri atau ketidaknyamanan dada, demam ringan, batuk, bersin, dan sakit kepala," ungkap pusat medis.
Penyebaran Bakteri Mycoplasma
Bagaimana bakteri mycoplasma menyebar dari satu orang ke orang lain? Bakteri mycoplasma menyebar ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin dan melepaskan tetesan kecil yang mengandung bakteri ke udara.
CDC mengungkapkan, orang bisa tertular mycoplasma jika mereka menghirup tetesan tersebut.
Mereka yang berusia di bawah 2 tahun, di atas 65 tahun, atau orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah adalah kelompok rentan terkena pneumonia akibat bakteri mycoplasma.
Sementara itu, kondisi di China telah disorot Badan Kesehatan Dunia (WHO). Mereka mencatat tren kenaikan kasus penyakit pernapasan pada anak di China dimulai sejak Oktober 2023. Lalu, lonjakan drastis terjadi pada 13 November.
"Tidak jelas apakah laporan pneumonia anak terkait dengan peningkatan penyakit pernapasan secara keseluruhan, atau itu kejadian terpisah," jelas WHO, dikutip dari Business Insider, Selasa (28/11).
Pemerintah China sendiri mengaitkan lonjakan kasus tersebut dengan pencabutan pembatasan Covid-19, termasuk juga beredarnya patogen penyebab penyakit seperti influenza, mycoplasma pneumoniae, virus pernapasan syncytial (RSV), maupun SARS-CoV2 sebagai penyebab Covid-19.
Penyebaran Bakteri Mycoplasma
![Penjelasan Bakteri Mycoplasma, Diduga Penyebab Penyakit Pernapasan Anak Misterius di China]()
Bagaimana bakteri mycoplasma menyebar dari satu orang ke orang lain? Bakteri mycoplasma menyebar ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin dan melepaskan tetesan kecil yang mengandung bakteri ke udara.
CDC mengungkapkan, orang bisa tertular mycoplasma jika mereka menghirup tetesan tersebut.
Mereka yang berusia di bawah 2 tahun, di atas 65 tahun, atau orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah adalah kelompok rentan terkena pneumonia akibat bakteri mycoplasma.
Sementara itu, kondisi di China telah disorot Badan Kesehatan Dunia (WHO). Mereka mencatat tren kenaikan kasus penyakit pernapasan pada anak di China dimulai sejak Oktober 2023. Lalu, lonjakan drastis terjadi pada 13 November.
"Tidak jelas apakah laporan pneumonia anak terkait dengan peningkatan penyakit pernapasan secara keseluruhan, atau itu kejadian terpisah," jelas WHO, dikutip dari Business Insider, Selasa (28/11).
Pemerintah China sendiri mengaitkan lonjakan kasus tersebut dengan pencabutan pembatasan Covid-19, termasuk juga beredarnya patogen penyebab penyakit seperti influenza, mycoplasma pneumoniae, virus pernapasan syncytial (RSV), maupun SARS-CoV2 sebagai penyebab Covid-19.
Lihat Juga :