Perangi Konten Palsu, Google Maps Tambah Fitur Baru

Jum'at, 24 November 2023 - 09:54 WIB
loading...
Perangi Konten Palsu,...
Google baru-baru ini membuat beberapa perubahan pada Google Maps untuk mencegah orang mengirimkan konten yang melanggar kebijakan ke aplikasinya. Foto/knowtechie
A A A
MENLO PARK - Google baru-baru ini membuat beberapa perubahan pada Google Maps untuk mencegah orang mengirimkan konten yang melanggar kebijakan ke aplikasinya. Hal ini sudah lama tertunda mengingat fakta bahwa lebih dari 300 juta orang berbagi pengalaman setiap hari di Google Maps .

Pada salah satu pembaruan terpentingnya hari ini, perusahaan Mountain View mengumumkan rencana barunya untuk menghentikan pengguna mengirimkan konten palsu. Ada beberapa cara Google melakukan hal ini, namun hasil akhirnya berarti Maps akan menjadi tempat yang lebih akurat untuk mendapatkan informasi saat ini.

Sistem Google terus memantau, dan ketika konten tersebut terdeteksi, perusahaan akan menerapkan perlindungan untuk mencegah penyalahgunaan lebih lanjut. “Hal ini termasuk menghapus konten yang melanggar kebijakan atau menonaktifkan kontribusi baru untuk sementara,” tulis laman knowtechie, Jumat (24/11/2023).

Baca juga; Pembaruan Google Maps Hadirkan Perubahan Besar, Dinilai Terlalu Dingin

Selain perlindungan real-time, Google juga berfokus pada pencegahan penyalahgunaan menjelang momen sensitif seperti pemilu, parade, atau acara penting lainnya. Selama masa ini, perusahaan akan secara proaktif melindungi tempat, membatasi kemampuan pengguna untuk menyarankan pengeditan pada nomor telepon, alamat, dan informasi faktual lainnya, sehingga membantu menghentikan penyebaran informasi yang salah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi...
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi Teknologi Watermark AI Google
Google Merombak Bilah...
Google Merombak Bilah Pencariannya setelah 25 Tahun Diperkenalkan
Gara-gara AI Semakin...
Gara-gara AI Semakin Pintar, Matt Lowrie Tinggalkan Google
Google Luncurkan Fitbit...
Google Luncurkan Fitbit Air, Gelang Pintar Rp1,7 Juta yang Tidak Memiliki Layar
Komdigi Tindak 4,1 Juta...
Komdigi Tindak 4,1 Juta Konten Negatif, AVISI Dorong Penguatan Perang Melawan Pembajakan Digital
Amazon dan Google Didesak...
Amazon dan Google Didesak Dampak Ungkap Lingkungan Terkait Pusat Data
Waymo Ojai, Robotaxi...
Waymo Ojai, Robotaxi Baru Google yang Dikembangkan Bersama Zeekr
Pakar AI Cahyadi Setiawan...
Pakar AI Cahyadi Setiawan Ingatkan Mahasiswa Gunakan AI secara Bijak, Bisa Cari Cuan
Teknologi AI Permudah...
Teknologi AI Permudah Produksi Konten, Jurnalis SINDOnews Soroti Tren One Man Factory
Rekomendasi
Stop Pakai Sarung Tangan...
Stop Pakai Sarung Tangan Plastik Saat Makan, Ini Bahayanya bagi Kesehatan!
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Jonatan Christie Tak...
Jonatan Christie Tak Mau Terbebani Ekspektasi di Final Indonesia Open 2026
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved