Ganjar-Mahfud Siap Hadirkan Internet Cepat dan Murah untuk Perkuat Sistem Digital Indonesia

Senin, 20 November 2023 - 08:54 WIB
loading...
Ganjar-Mahfud Siap Hadirkan...
Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. (Foto/Aldhi Chandra Setiawan)
A A A
JAKARTA - Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Mahfud MD berkomitmen untuk mempercepat pembangunan sistem digital nasional. Mereka menyuarakan ide ini dengan cara meningkatkan kualitas layanan internet agar lebih kuat, cepat, dan murah.

Dalam visi misi mereka, Ganjar-Mahfud meyakini bahwa koneksi internet yang kuat, cepat, dan murah akan mendorong pertumbuhan aktivitas digital yang produktif dan meningkatkan daya saing di tingkat internasional.

Alfons Tanujaya, seorang pengamat keamanan Siber dan Forensik Digital dari Vaksincom, mengapresiasi gagasan Ganjar-Mahfud tersebut.

Namun, ia menekankan pentingnya tidak hanya menjadikan gagasan tersebut sebagai wacana semata, melainkan juga mampu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Baca Juga: Maksimalkan Medsos, Pengamat Sebut Ganjar Digital Community Gerakan Unik

Alfons menyatakan bahwa kehidupan masyarakat ke depan akan sangat bergantung pada aspek digital. Oleh karena itu, diperlukan koneksi internet yang andal dan terjangkau untuk membantu dan memajukan berbagai aktivitas masyarakat.

"Mengadopsi sektor kehidupan sehari-hari ke dalam era digitalisasi akan memberikan efisiensi, penghematan, dan kemudahan dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari," ungkap Alfons pada hari Sabtu (18/11/2023).

Meskipun demikian, Alfons menyoroti perlunya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pengetahuan digital. Oleh karena itu, Ganjar-Mahfud mengusulkan program Cerah Digital, yang bertujuan menciptakan masyarakat yang cerdas dan ahli di bidang digital.

Ganjar-Mahfud memiliki tujuan untuk meluncurkan program pendidikan dan beasiswa yang mendukung peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang digital, serta meningkatkan literasi digital dan daya saing bagi aparatur pemerintah dan seluruh rakyat. "Kecerdasan digital menjadi faktor utama dalam kemampuan beradaptasi di era digital yang akan datang," tegas Alfons.

Baca Juga: Ganjar Siap Luncurkan Siandin, Aplikasi Digital Bagi Nelayan

Potensi Ekonomi Digital


Sementara itu, Ganjar Pranowo menekankan potensi besar ekonomi digital jika dikelola dengan serius. Oleh karena itu, salah satu fokus programnya adalah percepatan pembangunan infrastruktur digital di Indonesia.

"Potensi ekonomi digital di Indonesia sangat besar, sekitar Rp 4.531 triliun. Jika dikelola dengan baik, ini dapat menjadi akselerator menuju Indonesia emas 2045," ujar Ganjar dalam acara temu daerah BEM Nusantara Jawa Timur di Universitas Dr. Soetomo Surabaya.

Ganjar menilai bahwa potensi ekonomi digital belum dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh pemerintah saat ini. Oleh karena itu, ia memiliki tekad untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan ekonomi digital di Indonesia. "Ini harus dilakukan dengan cepat; kita tidak dapat hanya bergantung pada pendapatan negara melalui cara-cara konvensional," jelas Ganjar.

Sejumlah program telah direncanakan oleh Ganjar untuk mewujudkan tujuan tersebut, termasuk pembangunan infrastruktur digital, terutama internet. Menurutnya, peningkatan infrastruktur internet di seluruh wilayah Indonesia menjadi isu krusial yang harus diatasi.

"Percepatan pembangunan jaringan dan infrastruktur digital yang terjangkau harus dilakukan secara merata. Internet harus cepat, karena pendampingan dan pelatihan tidak bermanfaat jika internet tidak mendukung," tegasnya.

Ganjar juga menekankan bahwa dengan internet yang cepat, generasi muda Indonesia dapat terus berkreasi dan berinovasi. Ia yakin bahwa generasi muda Indonesia mampu bersaing di dunia digital jika memiliki infrastruktur yang memadai.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Kirim Starlink...
AS Berencana Kirim Starlink untuk Hidupkan Layanan Internet Iran
China Curigai Proses...
China Curigai Proses Pembelian Manus oleh Meta
Cloudflare Ungkap Tren...
Cloudflare Ungkap Tren Penggunaan Internet 2025 Naik 19%
Strategi Digital Marketing...
Strategi Digital Marketing untuk Meningkatkan Keuntungan dan Otoritas Pasar Bisnis
DPR AS Selidiki Starlink...
DPR AS Selidiki Starlink Milik Elon Musk Terkait Penipuan di Myanmar
Afghanistan Gelap Gulita:...
Afghanistan Gelap Gulita: Takut Warga Akses Pornografi, Rezim Taliban Padamkan Internet Seluruh Negara
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Rekomendasi
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Pangkas BBM, PLN Borong...
Pangkas BBM, PLN Borong 500 Motor Listrik Polytron Fox 350 Buat Operasional Jawa Timur
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Berita Terkini
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Selebriti Pakai Earphone...
Selebriti Pakai Earphone Kabel, Pasar IEM Chi-Fi Diam-Diam Meledak
Begini Cara kerja AirTag...
Begini Cara kerja AirTag dan SmartTag, Pelacak Bluetooth Murah untuk Android dan iPhone
Infografis
Resmi jadi WNI, Justin...
Resmi jadi WNI, Justin Hubner Siap Perkuat Timnas Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved