Daftar Negara Asia yang Memblokir TikTok, Terbaru Ada Nepal
Sabtu, 18 November 2023 - 15:08 WIB
loading...
Nepal menjadi salah satu negara terbaru yang melakukan pemblokiran terhadap TikTok. Foto: Premium Beats
A
A
A
JAKARTA - Nepal menjadi negara terbaru yang melarang platform berbagi video TikTok, mengatakan bahwa aplikasi populer tersebut mengganggu “keharmonisan sosial,”.
Menteri Luar Negeri Narayan Prakash Saud mengatakan, TikTok dilarang usai rapat Kabinet belum lama ini. Dia juga mengatakan pemerintah telah meminta platform media sosial untuk mendaftar dan membuka kantor penghubung di negara tersebut, membayar pajak, serta dan mengikuti hukum dan peraturan negara tersebut, seperti dilansir dari AP.
“Pemerintah telah memutuskan untuk melarang TikTok karena diperlukan untuk mengatur penggunaan platform media sosial yang mengganggu keharmonisan sosial, niat baik, dan aliran materi tidak senonoh,” kata Saud.
Purushottam Khanal, ketua Otoritas Telekomunikasi negara tersebut, meminta penyedia layanan internet untuk menutup akses ke TikTok di negara dengan penduduk 30 juta orang itu.
TikTok, yang dimiliki oleh perusahaan Tiongkok ByteDance, telah menghadapi pengawasan ketat selama setahun terakhir karena kekhawatiran keamanan siber bahwa Partai Komunis Tiongkok berpotensi mengakses data dari TikTok.
Menteri Luar Negeri Narayan Prakash Saud mengatakan, TikTok dilarang usai rapat Kabinet belum lama ini. Dia juga mengatakan pemerintah telah meminta platform media sosial untuk mendaftar dan membuka kantor penghubung di negara tersebut, membayar pajak, serta dan mengikuti hukum dan peraturan negara tersebut, seperti dilansir dari AP.
“Pemerintah telah memutuskan untuk melarang TikTok karena diperlukan untuk mengatur penggunaan platform media sosial yang mengganggu keharmonisan sosial, niat baik, dan aliran materi tidak senonoh,” kata Saud.
Purushottam Khanal, ketua Otoritas Telekomunikasi negara tersebut, meminta penyedia layanan internet untuk menutup akses ke TikTok di negara dengan penduduk 30 juta orang itu.
TikTok, yang dimiliki oleh perusahaan Tiongkok ByteDance, telah menghadapi pengawasan ketat selama setahun terakhir karena kekhawatiran keamanan siber bahwa Partai Komunis Tiongkok berpotensi mengakses data dari TikTok.
Lihat Juga :