Tencent Berencana Buat Platform Streaming Video Game Raksasa

Kamis, 06 Agustus 2020 - 14:44 WIB
loading...
Tencent Berencana Buat...
Ilustrasi permainan game. FOTO/ IST
A A A
BEIJING - Tencent dikabarkan sedang berdiskusi untuk menggabungkan platform streaming video game terbesar di China, Huya dan DouYu International Holdings.

Menurut orang-orang yang mengetahui kabar ini, kesepakatan tersebut berpotensi mendominasi pasar streaming video game China yang bernilai USD 3,4 miliar.. BACA JUGA - TikTok Dipaksa Jual, China Pamer 'Anak Selingkuhan' Harley Davidson

Jika kesepakatan terjadi, akan menciptakan platform streaming video game raksasa dengan lebih dari 300 juta pengguna, dan nilai pasar gabungan US $ 10 milliar. Ini memperkuat kepemimpinan Tencent dalam video game dan media sosial Tiongkok.

Dilansir dari South China Morning Post, Kamis (6/8/2020), Tencent sedang dalam upaya menjadi pemilik saham terbesar di dua entitas yang akan bergabung itu. Tencent sendiri saat ini punya 37% saham di Huya, dan 38% di DouYu. Baca Juga - Ilmuwan China ungkap Sarang COVID-19, WHO Akui Bukan Wuhan

Menghadapi peningkatan persaingan pengiklan dari ByteDance, pemilik WeChat ini sepertinya akan memanfaatkan platform streaming video game untuk menjual iklan di seluruh jaringan kontennya.

Huya dan DouYu akan mempertahankan platform dan merek masing-masing sambil bekerja lebih dekat dengan situs e-sports milik Tencent, eGame.

Mengenai kabar ini, perwakilan Tencent dan DouYu menolak berkomentar, sementara Huya juga tidak menanggapi permintaan komentar.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Game Mobile Action RPG...
Game Mobile Action RPG ‘The God of Highschool Legends’ Dirilis, GAMES+ Bidik Jadi Publisher Terkemuka
Higgs Games Island Jadi...
Higgs Games Island Jadi Hiburan Harian, Domino Jadi Permainan Favorit
Platform Top Up Game...
Platform Top Up Game Lokal VCGamers Tawarkan Solusi Harga Lebih Terjangkau
Liga Berbasis Tim Jadi...
Liga Berbasis Tim Jadi Langkah Awal Penguatan Ekosistem Roblox
7 Alasan Kenapa Top...
7 Alasan Kenapa Top Up Game Official Mobile Legends Lebih Aman
Kiamat Konsol Makin...
Kiamat Konsol Makin Dekat: Pendapatan Game PC Diprediksi Tumbangkan PlayStation dan Xbox di 2028
Akui Pernah Lakukan...
Akui Pernah Lakukan KDRT ke Istri, Dede Sunandar Ungkap Alasannya
Streaming di Indonesia...
Streaming di Indonesia Tembus 26,9 Juta Pelanggan, Drama Lokal Sukses Saingi Drakor
Dilarang Main Gim Daring,...
Dilarang Main Gim Daring, 3 Anak Bunuh Diri Bersama-sama
Rekomendasi
Prabowo Resmikan RSUD...
Prabowo Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir Krui, Komitmen Ingin Memodernisasi RS dalam 3 Tahun
Grillz Mawar Biru Jennie...
Grillz Mawar Biru Jennie BLACKPINK Jadi Perbincangan, Ada yang Menyebut Mirip Gigi Berlubang
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Berita Terkini
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Infografis
Gandeng Huawei dan Xiaomi,...
Gandeng Huawei dan Xiaomi, Toyota Menyerah pada Raksasa Teknologi China?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved