Intip Perbedaan Rudal Balistik KN-23, KN-24, dan KN-25 Milik Korea Utara
Kamis, 09 November 2023 - 16:06 WIB
loading...
A
A
A
Melihat performanya, KN-24 sudah pernah mencapai jangkauan 410 km. Tak hanya itu, mereka juga bisa bermanuver dan terbang dengan lintasan non-parabola.
Manuver tersebut memungkinkannya untuk mempersulit kinerja sistem pertahanan udara anti rudal musuh. Analis berspekulasi bahwa rudal ini bisa membawa hulu ledak dengan muatan antara 400-500 kg.
![Intip Perbedaan Rudal Balistik KN-23, KN-24, dan KN-25 Milik Korea Utara]()
Media pemerintah Korea Utara menyebut KN-25 sebagai sistem peluncuran roket ganda (MLRS) super besar. Namun, karena melihat ukuran dan jangkauan rudalnya yang lebih besar, Amerika Serikat memasukkannya dalam kategori rudal balistik jarak pendek (SRBM).
KN-25 pertama kali menjalani uji coba pada pertengahan 2019. Selama peluncurannya, rudal ini bisa mencapai jangkauan 240 km hingga 400 km.
Mengutip Military Today, KN-25 menggunakan sistem navigasi inersia dan satelit sebagai panduannya. Beberapa sumber lain bahkan menyebutkan sistem rudal ini mampu membawa hulu ledak nuklir berdaya rendah.
Jadi, dapat dipahami bahwa antara rudal balistik KN-23, KN-24, dan KN-25 memang sama-sama berstatus buaran Korea Utara. Namun, masing-masing di antaranya memiliki perbedaan mendasar, terutama dari hulu ledak yang dibawa hingga jangkauan serangannya.
Manuver tersebut memungkinkannya untuk mempersulit kinerja sistem pertahanan udara anti rudal musuh. Analis berspekulasi bahwa rudal ini bisa membawa hulu ledak dengan muatan antara 400-500 kg.
3. KN-25

Media pemerintah Korea Utara menyebut KN-25 sebagai sistem peluncuran roket ganda (MLRS) super besar. Namun, karena melihat ukuran dan jangkauan rudalnya yang lebih besar, Amerika Serikat memasukkannya dalam kategori rudal balistik jarak pendek (SRBM).
KN-25 pertama kali menjalani uji coba pada pertengahan 2019. Selama peluncurannya, rudal ini bisa mencapai jangkauan 240 km hingga 400 km.
Mengutip Military Today, KN-25 menggunakan sistem navigasi inersia dan satelit sebagai panduannya. Beberapa sumber lain bahkan menyebutkan sistem rudal ini mampu membawa hulu ledak nuklir berdaya rendah.
Jadi, dapat dipahami bahwa antara rudal balistik KN-23, KN-24, dan KN-25 memang sama-sama berstatus buaran Korea Utara. Namun, masing-masing di antaranya memiliki perbedaan mendasar, terutama dari hulu ledak yang dibawa hingga jangkauan serangannya.
(okt)
Lihat Juga :