Pertama Kali, Pesawat Luar Angkasa Aditya-L1 India Deteksi Jilatan Api Matahari

Kamis, 09 November 2023 - 11:01 WIB
loading...
Pertama Kali, Pesawat...
Pesawat luar angkasa India untuk misi studi matahari Aditya-L1 yang baru diluncurkan telah menangkap sekilas jilatan api matahari dalam sinar-X berenergi tinggi. Foto/ISRO
A A A
NEW DELHI - Pesawat luar angkasa India untuk misi studi matahari Aditya-L1 yang baru diluncurkan telah menangkap sekilas jilatan api matahari dalam sinar-X berenergi tinggi. Pesawat luar angkasa Aditya-L1 melakukan observasi pada 29 Oktober, kurang dari dua bulan setelah lepas landas.

Organisasi Penelitian Luar Angkasa India (ISRO) pada 7 November 2023 mengumumkan bahwa instrumen High Energy L1 Orbiting X-ray Spectrometer (HEL1OS) milik Aditya-L1 mendeteksi fase impulsif jilatan api matahari . Ini merupakan fenomena ledakan energi dahsyat yang dilepaskan oleh ledakan matahari atau suar matahari.

“Suar matahari itu terjadi pada 29 Oktober 2023, kurang dari dua bulan setelah Aditya-L1 lepas landas di atas Kendaraan Peluncur Satelit Polar dari Satish Dhawan Space Centre,” tulis ISRO dikutip SINDOnews dari laman Space, Kamis (9/11/2023).

Baca juga; Pesawat Luar Angkasa India Aditya-L1 Terbang Menuju Matahari

Aditya-L1, berada di Sun-Earth Lagrange Point-1 (L1), yang terletak sekitar 1,5 juta kilometer dari Bumi searah dengan matahari. Tempat ini memiliki gravitasi yang stabil, sehingga Aditya-L1 dapat tetap berada di tempat yang sama tanpa menggunakan banyak bahan bakar, dan merupakan tempat yang baik untuk mengamati matahari.

Wahana ini membawa tujuh instrumen ilmiah, yang memungkinkannya mempelajari segala sesuatu mulai dari medan magnet antarplanet hingga korona matahari, atau atmosfer luar. Salah satu instrumen tersebut adalah HEL1OS, instrumen yang berkonsentrasi pada emisi sinar-X dari jilatan api matahari.

Dengan melakukan hal ini, para ilmuwan berharap dapat memahami bagaimana emisi energi tinggi dari jilatan api matahari terkait dengan elektron dan partikel lain yang dilepaskan selama peristiwa tersebut. Para ilmuwan menugaskan HEL1OS dan meluncurkannya secara online pada 27 Oktober, memulai tahap pengujian instrumen.

Dua hari kemudian, antara jam 8 pagi dan 6 sore. EDT (1200 dan 2200 GMT), HEL1OS mencatat ledakan aktivitas sinar-X, yang merupakan indikator jilatan api matahari. Menguatkan pengamatan HEL1OS, Satelit Lingkungan Operasional Geostasioner-18 (GOES-18) milik Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional AS juga mengamati lonjakan sinar-X pada saat yang bersamaan.

Baca juga; Misi Surya Aditya-L1 India Tampilkan Selfie Epik dengan Bumi dan Bulan

Meskipun demikian, HEL1OS belum beroperasi penuh. Para ilmuwan terus menyempurnakan dan mengkalibrasi instrumen tersebut.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Rusia dan China Siap...
Rusia dan China Siap Halau Badai Matahari
Universitas India Dikecam...
Universitas India Dikecam Karena Mengklaim Anjing Robot Buatan China
Keajaiban Tibet: Ribuan...
Keajaiban Tibet: Ribuan Panel Surya Ubah Tanah Mati Jadi Subur, Kok Bisa?
Google Siap Bangun Pusat...
Google Siap Bangun Pusat AI Terbesar di Luar AS di India
India Minta Penggunaan...
India Minta Penggunaan Aplikasi Buatan Lokal Diperbanyak
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Rekomendasi
64 PSE Sudah Lapor ke...
64 PSE Sudah Lapor ke Komdigi, Nurul Arifin Berharap Angkanya Terus Meningkat
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Piala Dunia 2026: Meksiko...
Piala Dunia 2026: Meksiko Bidik Start Sempurna, Afrika Selatan Jadi Korban Pertama?
Berita Terkini
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Infografis
SpaceVIP, Sajikan Makanan...
SpaceVIP, Sajikan Makanan Termahal di Luar Angkasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved