Mengenal AI Generatif dan Dampaknya Terhadap Keamanan Siber di Indonesia
Selasa, 07 November 2023 - 15:20 WIB
loading...
A
A
A
AI Generatif bekerja dengan mempelajari pola dari data yang ada, kemudian menggunakan pola tersebut untuk menghasilkan konten baru yang mirip dengan data yang telah dipelajari. Publik mengenal aplikasi AI generatif, salah satunya seperti ChatGPT.
Menurut Roy, di masa depan AI Generatif penting untuk mengelola tugas keamanan yang berulang seperti merangkum peringatan dan analisis akan meringankan beban kerja tim untuk untuk mengatasi masalah yang lebih strategis.
“GAI dapat menghasilkan konten keamanan seperti deteksi, alur kerja, dan kebijakan lebih cepat daripada manusia, sehingga mempercepat implementasi dan menyesuaikan diri dengan perubahan ancaman keamanan secara real-time,” ungkapnya.
Selain itu, ia menyebut GAI juga dapat mempelajari dan membuat respons aktif yang dioptimalkan dari waktu ke waktu, dengan kemampuan untuk menemukan semua insiden serupa, memperbarui semua sistem yang terpengaruh, dan memperbaiki semua kode yang rentan.
“Pada akhirnya, kita tidak dapat menghentikan pelaku serangan siber untuk menyerang kita, tetapi kita dapat mengetahui bahwa mereka telah menyerang kita, dan kemudian kita dapat mengambil tindakan terbaik dan tercepat untuk memperbaikinya,” ungkapnya.
Menurut Roy, di masa depan AI Generatif penting untuk mengelola tugas keamanan yang berulang seperti merangkum peringatan dan analisis akan meringankan beban kerja tim untuk untuk mengatasi masalah yang lebih strategis.
“GAI dapat menghasilkan konten keamanan seperti deteksi, alur kerja, dan kebijakan lebih cepat daripada manusia, sehingga mempercepat implementasi dan menyesuaikan diri dengan perubahan ancaman keamanan secara real-time,” ungkapnya.
Selain itu, ia menyebut GAI juga dapat mempelajari dan membuat respons aktif yang dioptimalkan dari waktu ke waktu, dengan kemampuan untuk menemukan semua insiden serupa, memperbarui semua sistem yang terpengaruh, dan memperbaiki semua kode yang rentan.
“Pada akhirnya, kita tidak dapat menghentikan pelaku serangan siber untuk menyerang kita, tetapi kita dapat mengetahui bahwa mereka telah menyerang kita, dan kemudian kita dapat mengambil tindakan terbaik dan tercepat untuk memperbaikinya,” ungkapnya.
Lihat Juga :