Google dan Apple Desak Telegram Habisi Saluran Pembela Palestina

Minggu, 05 November 2023 - 10:24 WIB
loading...
A A A
Google dan Apple mengatakan bahwa saluran-saluran Hamas tersebut menyebarkan konten yang mempromosikan kekerasan dan terorisme. Saluran-saluran tersebut, termasuk saluran Brigade al-Qassam yang merupakan sayap militer Hamas, sering kali mengunggah video dan gambar serangan terhadap Israel.

“Telegram memberikan manfaat bagi Hamas pada hari itu dan setiap hari karena kurangnya kebijakan moderasi dan peraturan yang longgar ini memungkinkan kelompok militan untuk mengunggah rekaman grafis pembantaian yang mereka ikuti, dan kemudian konten tersebut akan disaring ke tempat lain di internet seperti X,” tutur Layla Mashkoor, associate editor di Lab Penelitian Forensik Digital Dewan Atlantik, mengatakan kepada Al Jazeera.

Telegram awalnya menolak untuk memblokir saluran-saluran tersebut, dengan alasan bahwa mereka menyediakan platform bagi semua orang, termasuk kelompok-kelompok yang berlawanan. Namun, Telegram akhirnya setuju untuk memblokir saluran-saluran tersebut pada tanggal 3 November 2023.

Pemblokiran saluran-saluran Hamas tersebut merupakan langkah penting dalam upaya untuk memerangi terorisme. Hal ini juga merupakan kemenangan bagi Israel, yang telah lama mendesak Telegram untuk mengambil tindakan terhadap konten yang dibagikan oleh kelompok tersebut.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa Google dan Apple meminta Telegram untuk memblokir saluran-saluran Hamas:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OnePlus Tersingkir dari...
OnePlus Tersingkir dari AS, Apple dan Samsung Untung Besar
Kapasitas Baterai iPhone...
Kapasitas Baterai iPhone Lipat Terungkap Secara Tak Terduga
Apple Gugat OpenAI:...
Apple Gugat OpenAI: Rahasia Dagang Diduga Dibawa Kabur Lewat Mantan Karyawan
Kontroversi Meletus...
Kontroversi Meletus antara Apple dan OpenAI, Apakah Itu?
Data Rahasia iPhone...
Data Rahasia iPhone Bocor! India Selidiki Tata Electronics
iPhone 18 Pro Desain...
iPhone 18 Pro Desain Dynamic Island yang Diperkecil Berteknologi Face ID Tersembunyi
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Rekomendasi
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Berita Terkini
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved