Lubang Hitam Supermasif Semburkan Plasma Kosmik Berputar seperti Jaring Laba-laba
Minggu, 29 Oktober 2023 - 07:11 WIB
loading...
A
A
A
Secara khusus, tim ilmuwan menemukan bahwa jet tersebut terdiri dari setidaknya dua filamen plasma yang terpelintir dan membentang lebih dari 570 tahun cahaya dari sumbernya. Pengamatan juga menunjukkan pancaran plasma tidak lurus dan seragam.
Lilitan, atau filamen heliks, adalah akibat dari ketidakstabilan pancaran plasma, yang merupakan bagian dari implikasi teori sebelumnya tentang bagaimana pancaran ini berevolusi mungkin perlu direvisi. Penelitian ini juga dapat merevisi pemahaman kita tentang peran medan magnet dalam pembentukan awal jet berkecepatan mendekati cahaya dari inti galaksi aktif.
“Salah satu aspek menarik yang muncul dari hasil penelitian kami adalah bahwa mereka menunjukkan adanya medan magnet heliks yang membatasi jet,” kata Guang-Yao Zhao, salah satu anggota tim dan ilmuwan di Institut Max Planck untuk Radio Astronomi.
Lilitan, atau filamen heliks, adalah akibat dari ketidakstabilan pancaran plasma, yang merupakan bagian dari implikasi teori sebelumnya tentang bagaimana pancaran ini berevolusi mungkin perlu direvisi. Penelitian ini juga dapat merevisi pemahaman kita tentang peran medan magnet dalam pembentukan awal jet berkecepatan mendekati cahaya dari inti galaksi aktif.
“Salah satu aspek menarik yang muncul dari hasil penelitian kami adalah bahwa mereka menunjukkan adanya medan magnet heliks yang membatasi jet,” kata Guang-Yao Zhao, salah satu anggota tim dan ilmuwan di Institut Max Planck untuk Radio Astronomi.
(wib)
Lihat Juga :