Spesifikasi Drone Karrar Iran, Senjata Unggulan yang Multifungsi

Kamis, 26 Oktober 2023 - 13:51 WIB
loading...
Spesifikasi Drone Karrar...
Drone Karrar Iran dikenal sebagai drone multifungsi yang dapat menjalankan berbagai misi. Foto/iswnews
A A A
JAKARTA - Drone Karrar Iran dikenal sebagai drone multifungsi yang dapat menjalankan berbagai misi. Jenis drone ini mampu melakukan pengeboman, intersepsi, hingga misi peledakan diri.

Dalam sejarahnya, model UAV Karrar pertama terlihat pada tahun 2004 di pameran peralatan militer. Kemudian pada tahun 2010 muncul “Karrar Bomber Drone” dalam sebuah upacara yang dihadiri oleh presiden Iran saat itu.

Untuk produksi dan penggunaan Karrar secara resmi belum diketahui dengan pasti. Namun, pada 2010 dianggap sebagai tahun mulai beroperasinya drone unggulan Iran tersebut.

Baca Juga Spesifikasi Drone Sea Baby Ukraina, Mampu Membawa 850 Kg Lebih Bahan Peledak

Melansir dari Islamic World News, drone Karrar Iran adalah turunan dari drone target Beechcraft MQM-107 Streaker Amerika era 1970-an. Drone tersebut dibeli sebelum Revolusi Islam Iran untuk digunakan sebagai drone sasaran dalam latihan pertahanan.

Meski begitu, tampilan drone Karrar justru lebih mirip dengan UAV Skua buatan Afrika Selatan dan terlihat sangat berbeda dengan drone Skua dan MQM-107.

Spesifikasi Drone Karrar Iran


Dilihat dari cara memperkenalkan drone Karrar, besar kemungkinan jika drone ini memiliki empat generasi yang mulai diperkenalkan pada tahun 2010.

Generasi kedua diketahui memiliki jangkauan 1000 km dan kecepatan maksimal 900 km/jam dengan kemungkinan membawa bahan peledak seberat 226 kg.

Baca Juga Spesifikasi Drone Zouari Hamas, Sukses Porak-porandakan Israel

Sedangkan generasi ketiga ini diketahui memiliki panjang 3,75, lebar sayap 3,1 dan tinggi 1,5 meter, serta berat lepas landas maksimum 750 kg dengan kemampuan membawa muatan 250 kg.

Fitur lain dari UAV Karrar-3 antara lain ketinggian terbang 35.000 kaki setara dengan 10.670 meter, kecepatan maksimal 700 km/jam, kecepatan jelajah 650 km/jam, dan durasi penerbangan 1 jam 15 menit.

Untuk varian terbarunya sendiri pertama kali terlihat pada tahun 2018, dengan nama Karrar 4 Interceptor. UAV ini digunakan sebagai salah satu komponen pelengkap dalam sistem ofensif dan defensif.

Karrar dibekali dengan mesin turbojet Toloue 4 di sebagian besar variannya. Namun pada tahun 2022, terdapat varian Karrar yang dilengkapi mesin turbojet Toloue-5 ketika digunakan untuk menguji rudal Sayyad 4B untuk sistem pertahanan udara Bavar 373.

Drone Karrar bermesin turbojet Toloue 5 mampu mencapai ketinggian 43000 kaki setara 13,1 km dan kecepatan 733 km/jam pada ketinggian tersebut.

Mulai dari generasi ketiga, drone ini telah dapat dipandu oleh stasiun bumi hingga jarak 200 km. Kemungkinan, varian tersebut telah diberkati dengan radar medan dan sistem TERCOM.
(okt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Kekurangan Senjata...
AS Kekurangan Senjata Stategis Akibat Ketergantungannya pada Tungsten China
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Rekomendasi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Berita Terkini
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved