Alat Pengukur Gas Emisi Rumah Kaca Bisa Dibuat Sendiri

Rabu, 05 Agustus 2020 - 06:02 WIB
loading...
Alat Pengukur Gas Emisi...
Logger metana dibuat dari bahan yang murah dan mudah ditemui. Kredit: Universitas Linkoping. FOTO/ IST
A A A
LONDON - Para peneliti di Departemen Studi Tematik Perubahan Lingkungan Universitas Linkoping telah mengembangkan Logger (pembaca) sederhana untuk aliran gas rumah kaca. Logger dapat menyediakan data tentang tingkat metana (CH4), karbon dioksida (CO2), suhu dan kelembaban.

Komponen alat ini mudah di cari dan harganya pun relatif murah. Setiap orang dapat merangkai dan membuatnya untuk mengetahui kadar gas di lingkungan sekitar.(Baca juga: NU Juga Putuskan Tak Ikut POP Kemendikbud Tahun Ini )

Professor di Universitas Linkoping, David Bastviken, mengatakan bahwa instrumen pengukuran sangat mahal sehingga pemetaan emisi gas rumah kaca masyarakat harus bergantung pada model baku. Ia berharap logger sederhana dan hemat biaya buatan timnya dapat berkontribusi pada pengukuran yang lebih banyak.

"Sangat penting bahwa kami dapat melakukan banyak pengukuran yang tepat secara lokal, sehingga kami dapat menguji apakah tindakan untuk mengurangi emisi benar-benar berfungsi," kata Bastviken, dikutip dari Technology.

Keterbatasan dalam menentukan kadar gas rumah kaca adalah kurangnya metode pengukuran berbiaya rendah yang handal. Selain itu, ketersedian alat ukur itu masih terbatas pada kalangan tertentu.

Pada 2015, David Bastviken dan rekannya menggambarkan dan menerbitkan Logger untuk karbon dioksida yang dapat digunakan untuk berbagai jenis pengukuran lingkungan tapi tidak untuk metana. Para peneliti baru mengembangkan sensor murah untuk metana dalam beberapa waktu terakhir.

Metana adalah salah satu gas rumah kaca dengan umur panjang yang paling penting. Metana juga berkontribusi besar terhadap pemanasan global.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rahasia Salah Satu Kerajaan...
Rahasia Salah Satu Kerajaan Terkuat di Peru Berasal dari Burung-Burung
Ilmuwan Temukan Jawaban...
Ilmuwan Temukan Jawaban Kenapa Manusia Tidak Punya Ekor
Filter Mulut Ikan Hilangkan...
Filter Mulut Ikan Hilangkan 99 Persen Mikroplastik dari Limbah
PwC Resmi Buka Hub di...
PwC Resmi Buka Hub di Yogyakarta, Bidik Talenta AI dan Operasional Jateng
Ilmuwan Rusia Ciptakan...
Ilmuwan Rusia Ciptakan Obat yang Mengubah Struktur dalam Tubuh Manusia
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Melawan Kematian, Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Skandal Riset Palsu...
Skandal Riset Palsu Internasional, Mendiktisaintek Ungkap 4 Terduga Pelaku Lulusan UNY
Jadi Sekolah Unggulan,...
Jadi Sekolah Unggulan, SMA Al Hikmah Surabaya Bangun Pembelajaran Berbasis Riset-Karakter
Kasus Riset Palsu Demi...
Kasus Riset Palsu Demi Plesiran, Mendiktisaintek Ungkap Temuan Awal
Rekomendasi
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Berita Terkini
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Tragedi Bitcoin: Rp72...
Tragedi Bitcoin: Rp72 Triliun Hangus Terseret Tren Terburuk Sejak Agustus!
Infografis
5 Olahan Daging Kambing...
5 Olahan Daging Kambing Selain Sate, Lezat dan Gampang Dibuat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved