Ribuan Burung Mati setelah Tabrak Kaca Gedung di Amerika

Senin, 09 Oktober 2023 - 07:48 WIB
loading...
A A A
Kota New York misalnya, telah mematikan pancaran cahaya kembar yang melambangkan World Trade Center selama beberapa waktu selama upacara peringatan tahunan 11 September untuk mencegah burung terperangkap dalam tiang lampu. National Audubon Society meluncurkan program pada tahun 1999 yang disebut Lights Out, sebuah upaya untuk mendorong pusat-pusat kota mematikan atau meredupkan lampu selama bulan-bulan migrasi.

Hampir 50 kota di Amerika dan Kanada telah bergabung dengan gerakan ini, termasuk Toronto, New York, Boston, San Diego, Dallas dan Miami.

Chicago juga berpartisipasi dalam program Lights Out. Dewan kota pada 2020 mengeluarkan peraturan yang mewajibkan langkah-langkah keselamatan burung di gedung-gedung baru tetapi belum menerapkan persyaratan tersebut. Bangunan pertama di McCormick Place dibangun pada 1959.

Cynthia McCafferty, juru bicara McCormick Place, mengatakan ruang pameran berpartisipasi dalam program Lights Out dan pencahayaan interior dimatikan kecuali staf, klien, atau pengunjung membutuhkannya. Dia menambahkan bahwa pusat tersebut memiliki suaka burung seluas enam hektare.

McCafferty mengatakan sebuah acara telah berlangsung sepanjang minggu di pusat tersebut sehingga lampu-lampu menyala ketika gedung itu ditempati tetapi dimatikan ketika tidak ditempati. Dia mengatakan tidak yakin jam berapa tabrakan massal burung- burung terjadi.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Burung Merpati Punya...
Burung Merpati Punya GPS Canggih Alamiah Melebihi Teknologi Buatan Manusia
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
Alasan AS Hidupkan Kembali...
Alasan AS Hidupkan Kembali Pesawat Pembom Supersonik B-1B Lancer
Kelemahan MQ-9 Reaper...
Kelemahan MQ-9 Reaper AS oleh Sistem Pertahanan Udara Iran Dibeberkan
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
Rekomendasi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
5 Kerugian Ukraina Setelah...
5 Kerugian Ukraina Setelah Ditinggalkan oleh Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved