Asyiknya Ngopi Pagi di Luar Angkasa, Menikmati Secangkir Espresso Tanpa Gravitasi
Minggu, 08 Oktober 2023 - 09:48 WIB
loading...
A
A
A
Dalam video yang baru diunggah baru-baru ini, Cristoforetti mendemonstrasikan sulitnya minum di luar angkasa. Dengan kopi yang dituangkan ke dalam botol kecil agar tidak berhamburan karena pengaruh tegangan permukaannya.
Meskipun rumit, tentu tetap mengasyikan, para astronot merasa puas bisa menikmati kafein dengan kantong aluminium yang sudah diisi dengan kopi kering beku, susu, dan gula yang dapat dipompa air panas. Ngopi di luar angkasa cukup rumit karena para astronot harus membuat kopinya berhenti mengambang agar bisa dinikmati.
Baca juga; Bayam Makanan Canggih, Bisa Lindungi Astronot dari Radiasi Luar Angkasa
Ilmuwan NASA Dr Mark Weislogel, yang membantu merancang cangkir tersebut, menjelaskan fenomena itu dalam sebuah blog, Dalam pesawat ruang angkasa, jika efek tegangan permukaan tidak dipahami, cairan (misalnya air, bahan bakar) dapat berada di mana saja di dalam wadah yang menampungnya.
“Inilah sebabnya di luar angkasa Anda hanya akan melihat astronot minum dari kantong berisi sedotan. Kemudian mereka merobek kantong tersebut sepenuhnya untuk memastikan cairan keluar,” katanya.
Untuk mengatasi masalah ini, NASA telah merancang sebuah cangkir yang menggunakan geometri cerdas untuk memanfaatkan fisika tegangan permukaan. Menyentuh bibir Anda ke tepi space-cup menciptakan 'sambungan kapiler', menarik cairan ke dalam mulut dengan cara yang sama seperti kertas menyerap air.
Meskipun rumit, tentu tetap mengasyikan, para astronot merasa puas bisa menikmati kafein dengan kantong aluminium yang sudah diisi dengan kopi kering beku, susu, dan gula yang dapat dipompa air panas. Ngopi di luar angkasa cukup rumit karena para astronot harus membuat kopinya berhenti mengambang agar bisa dinikmati.
Baca juga; Bayam Makanan Canggih, Bisa Lindungi Astronot dari Radiasi Luar Angkasa
Ilmuwan NASA Dr Mark Weislogel, yang membantu merancang cangkir tersebut, menjelaskan fenomena itu dalam sebuah blog, Dalam pesawat ruang angkasa, jika efek tegangan permukaan tidak dipahami, cairan (misalnya air, bahan bakar) dapat berada di mana saja di dalam wadah yang menampungnya.
“Inilah sebabnya di luar angkasa Anda hanya akan melihat astronot minum dari kantong berisi sedotan. Kemudian mereka merobek kantong tersebut sepenuhnya untuk memastikan cairan keluar,” katanya.
Untuk mengatasi masalah ini, NASA telah merancang sebuah cangkir yang menggunakan geometri cerdas untuk memanfaatkan fisika tegangan permukaan. Menyentuh bibir Anda ke tepi space-cup menciptakan 'sambungan kapiler', menarik cairan ke dalam mulut dengan cara yang sama seperti kertas menyerap air.
Lihat Juga :