Ilmuwan Kaget, Bangsa Babilonia Gunakan Rumus Matematika Segitiga 1000 Tahun Sebelum Pythagoras
Kamis, 05 Oktober 2023 - 21:26 WIB
loading...
A
A
A
Ratner menganalisis tablet YBC 7289 yang ditemukan di Mesopotamia selatan dan disimpan di Universitas Yale. Tablet ini memiliki tanda yang terukir di seluruh bagiannya, menunjukkan persegi miring dan dua diagonalnya, dengan beberapa tanda terukir di sepanjang satu sisi dan di bawah diagonal horizontal.
Ratner memplot angka dengan menerjemahkan dari basis 60, sistem penghitungan yang digunakan oleh orang Babilonia kuno. Basis 60, juga dikenal sebagai sexagesimal, adalah sistem angka yang menggunakan 60 sebagai basisnya, bukan basis 10 (desimal) yang umum kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam sistem basis 60, bilangan direpresentasikan menggunakan 60 simbol atau angka berbeda, seperti cara kita menggunakan angka 0-9 dalam sistem desimal. Ini digunakan untuk mengukur waktu, koordinat plot dan konsep dalam trigonometri.
Baca juga; Tablet Kuno Ini Ungkap Kepandaian Bangsa Babilonia di Bidang Matematika
Dia menjelaskan dalam penelitiannya bahwa ada dua faktor pada tablet yang sangat signifikan. Pertama adalah penandaan yang membuktikan bahwa orang Babilonia tahu cara menghitung akar kuadrat suatu bilangan dengan akurasi yang luar biasa.
Ratner memplot angka dengan menerjemahkan dari basis 60, sistem penghitungan yang digunakan oleh orang Babilonia kuno. Basis 60, juga dikenal sebagai sexagesimal, adalah sistem angka yang menggunakan 60 sebagai basisnya, bukan basis 10 (desimal) yang umum kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam sistem basis 60, bilangan direpresentasikan menggunakan 60 simbol atau angka berbeda, seperti cara kita menggunakan angka 0-9 dalam sistem desimal. Ini digunakan untuk mengukur waktu, koordinat plot dan konsep dalam trigonometri.
Baca juga; Tablet Kuno Ini Ungkap Kepandaian Bangsa Babilonia di Bidang Matematika
Dia menjelaskan dalam penelitiannya bahwa ada dua faktor pada tablet yang sangat signifikan. Pertama adalah penandaan yang membuktikan bahwa orang Babilonia tahu cara menghitung akar kuadrat suatu bilangan dengan akurasi yang luar biasa.
Lihat Juga :