Ilmuwan Pastikan Asteroid yang Jatuh di Afrika Membawa Debu Hitam Berbahaya

Senin, 02 Oktober 2023 - 09:50 WIB
loading...
Ilmuwan Pastikan Asteroid...
Asteroid terjatuh di Afrika membawa debu hitam berbahaya. FOTO/ UNILAD
A A A
CAPE TOWN - Sebuah asteroid berukuran 100 meter mendarat di Bumi di sebuah gurun terpencil di Afrika tahun lalu. Asteroid tersebut diamati selama berbulan-bulan dan menyimpulkan benda langit itu berpotensi berbahaya.

BACA JUGA - Kiamat, Asteroid Bennu Akan Tabrak Bumi Pada 24 September 2182

Namun, ketika para ilmuwan tiba di lokasi pendaratan, mereka menemukan bahwa asteroid tersebut dikelilingi oleh debu hitam misterius.

Seperti dilansir dari Unilad, Senin (2/10/2023), debu ini menghalangi pandangan mereka, sehingga mereka tidak dapat mendekati asteroid tersebut untuk mempelajarinya lebih lanjut.

Para ilmuwan tidak tahu apa yang menyebabkan debu hitam tersebut. Salah satu kemungkinan adalah bahwa debu tersebut adalah sisa-sisa dari ledakan asteroid saat memasuki atmosfer Bumi. Kemungkinan lainnya adalah bahwa debu tersebut adalah bahan yang dibawa oleh asteroid dari luar angkasa.

Debu hitam tersebut telah membuat para ilmuwan frustrasi. Mereka ingin mempelajari asteroid tersebut lebih lanjut untuk memahami lebih baik tentang risikonya terhadap Bumi. Namun, mereka tidak dapat melakukannya sampai debu tersebut menghilang.

Sisa-sisa dari ledakan asteroid, ketika asteroid memasuki atmosfer Bumi, ia mengalami gesekan yang menyebabkannya memanas dan meledak. Ledakan ini dapat menghasilkan debu dan partikel-partikel kecil lainnya yang dapat tersebar di udara.

Bahan yang dibawa oleh asteroid dari luar angkasa: Asteroid dapat membawa berbagai macam bahan dari luar angkasa, termasuk debu, batuan, dan es.

Jika asteroid ini membawa debu hitam, maka debu tersebut dapat tersebar di udara ketika asteroid tersebut mendarat.

Bahan yang dihasilkan oleh reaksi kimia: Debu hitam tersebut juga dapat dihasilkan oleh reaksi kimia yang terjadi antara bahan-bahan di asteroid dan atmosfer Bumi.

Para ilmuwan masih menyelidiki debu hitam tersebut. Mereka berharap dapat menemukan penjelasannya dalam waktu dekat.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
Rekomendasi
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
Film Tanah Runtuh Karya...
Film Tanah Runtuh Karya Denny Siregar Soroti Konflik Poso dan Ikatan Keluarga
Berita Terkini
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Apakah iPhone 18 Pro...
Apakah iPhone 18 Pro Max Akan Jadi Lompatan Terbesar Teknologi Kamera
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Ingat! Ini Cara Mudah...
Ingat! Ini Cara Mudah Bedakan dan Dapatkan e-Meterai Resmi
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Di Balik Kecanggihan...
Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved