Penyebab Cuaca Panas di Pulau Jawa, Tembus 42 Derajat Celcius
Jum'at, 29 September 2023 - 15:40 WIB
loading...
A
A
A
Guswanto mengatakan bahwa sejumlah wilayah yang berada di bagian Selatan garis Equator termasuk Ibu Kota masih masuk musim kemarau. Tak hanya itu, fenomena El Nino pun menjadi salah satu penyebab pembentukan awan hujan relatif rendah.
Baca Juga: Cuaca Panas Ekstrem, Waspadai Dampaknya Pada Komponen Mobil
"Sebagian wilayah Indonesia, khususnya wilayah bagian Selatan equator (termasuk DKI Jakarta) cenderung masih musim kemarau. Hal tersebut akibat dari angin timuran yang berasal dari Belahan Bumi Selatan yang membawa massa udara kering masih cukup kuat berembus," ujarnya.
Pengaruh El Nino dan IOD Positif, kata dia, menyebabkan potensi pembentukan awan hujan relatif menjadi lebih rendah sehingga musim hujan akan menjadi lebih lambat sebagian besar terjadi pada bulan November.
Baca Juga: Cuaca Panas Ekstrem, Waspadai Dampaknya Pada Komponen Mobil
"Sebagian wilayah Indonesia, khususnya wilayah bagian Selatan equator (termasuk DKI Jakarta) cenderung masih musim kemarau. Hal tersebut akibat dari angin timuran yang berasal dari Belahan Bumi Selatan yang membawa massa udara kering masih cukup kuat berembus," ujarnya.
Pengaruh El Nino dan IOD Positif, kata dia, menyebabkan potensi pembentukan awan hujan relatif menjadi lebih rendah sehingga musim hujan akan menjadi lebih lambat sebagian besar terjadi pada bulan November.
(msf)
Lihat Juga :