Kirim Abrams M1A1 Rekondisi untuk Ukraina, AS Sesumbar Lebih Canggih dari Tank Rusia

Selasa, 26 September 2023 - 19:44 WIB
loading...
Kirim Abrams M1A1 Rekondisi...
Tank Abrams M1 bantuan Amerika Serikat (AS) untuk Ukraina sebanyak 31 unit sudah tiba di Kiev untuk menghadapi tank Rusia. Foto/US Army/The War Zone
A A A
KIEV - Tank Abrams M1 bantuan Amerika Serikat (AS) untuk Ukraina sebanyak 31 unit sudah tiba di Kiev untuk menghadapi tank Rusia . Meskipun bantuan yang dikirimkan merupakan tank Abrams M1A1 refurbish (rekondisi), bukan versi M1A1 standar atau M1A2 yang lebih modern, AS sesumbar speknya masih lebih canggih dari tank Rusia.

Dikutip dari laman Bulgarian Military, Selasa (26/9/2023), awalnya Washington memutuskan untuk mengirimkan versi M1A2 ke Ukraina. Namun, keputusan ini diubah dan Ukraina benar-benar menerima tank Abrams versi M1A1.

Keputusan ini mengingat Washington memiliki banyak stok tank M1A1 yang siap beroperasi, namun perlu menjalani renovasi. Analis militer berspekulasi bagian teknologi sensitif tank Abrams M1A1 diganti untuk mencegah tidak jatuh ke tangan Rusia.

Baca juga; AS Modernisasi Tank Tempur Abrams M1E3, Lebih Lincah dan Tangguh

“Tidak jelas apa lagi yang dikurangi AS dari tank Abram M1A1 Ukraina yang diperbarui untuk mencegahnya jatuh ke tangan Rusia. Selain Abrams, Leopard 2 Jerman dan versinya juga dikirimkan dalam modifikasi yang dikurangi,” tulis Bulgarian Military.

Laman The War Zone menyebutkan keputusan untuk mengirim tank abrams M1A1 rekondisi ke Ukraina, bukan M1A2 untuk membantu mengurangi kebutuhan pelatihan dan logistik. Selain itu untuk mempercepat jadwal pengiriman secara keseluruhan.

Masih belum diketahui secara pasti konfigurasi spesifik apa yang digunakan tank Abrams M1A1 Ukraina. Diketahui subvarian M1A1 memiliki pengendalian tembakan digital baru serta berbagai peningkatan lainnya, yang disebut Situation Awareness (SA).

Sekretaris Pers Pentagon Ryder menolak untuk mengatakan apakah M1A1 yang akan diterima Ukraina adalah varian SA atau bukan. Dia menekankan bahwa AS akan menawarkan “kemampuan yang sangat mirip dengan M1A2,” namun tidak menjelaskan lebih lanjut.

Baca juga; Gunakan Teknologi AI, Tank M1 Abrams Mampu Bidik 3 Target Sekaligus

Sederhananya, 31 unit tank Abrams M1A1 bantuan AS lebih unggul dibandingkan tank-tank era Soviet yang masih menjadi bagian terbesar dari armada Angkatan Bersenjata Ukraina. Apalagi tank Abrams M1A1 memiliki potensi pertempuran malam yang jauh lebih baik dan tingkat perlindungan awak yang unggul.

Tank Abrams M1A1 juga dilengkapi dengan amunisi sabot pembuangan yang distabilkan sirip penusuk lapis baja atau armor-piercing fin-stabilized discarding sabot (APFSDS). Amunisi ini menembakkan penetrator seperti anak panah, yang terbuat dari depleted uranium (DU) atau logam padat lainnya.
Kirim Abrams M1A1 Rekondisi untuk Ukraina, AS Sesumbar Lebih Canggih dari Tank Rusia


Anak panah berkecepatan tinggi ini mampu menghantam baju besi musuh, dengan kekuatan sedemikian rupa. Kemudian penetratornya menjadi proyektil semi-cair yang membakar, melepaskan pecahan proyektil, dan menyebabkan kerusakan parah pada interior dan awak tank.

Tank M1A1 didukung mesin turbin gas Avco Lycoming (sekarang Honeywell) AGT1500, yang menghasilkan 1.500 tenaga kuda. Pada dasarnya ini adalah mesin helikopter yang dimodifikasi, diadaptasi untuk digunakan pada tank. Mesinnya juga sangat senyap sehingga fitur ini dijuluki Kematian Berbisik.

Baca juga; Punya Reputasi Terbaik di Dunia, Tank M1 Abrams Dilengkapi Penangkal Serangan Siber

Ini adalah mesin multi-bahan bakar, yang dapat dijalankan dengan bahan bakar bensin, solar, bahan bakar penerbangan, atau minyak tanah apa pun. Mesin ini memiliki performa yang mengesankan, sehingga membuat tank Abrams yang berat dan besar tetap mampu bergerak sangat lincah 67 km/jam dengan daya jangkau 465 km.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Rekomendasi
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Berita Terkini
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Infografis
Ukraina Akui Jet tempur...
Ukraina Akui Jet tempur F-16 AS Tak Bisa Tandingi Su-35 Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved