NASA Bayar Rp13 Miliar untuk Bersihkan Sampah Luar Angkasa

Senin, 25 September 2023 - 07:24 WIB
loading...
NASA Bayar Rp13 Miliar...
Sampah luar angkasa selain merusak lingkungan juga sangat berbahaya bagi astronot. (Foto: NASA)
A A A
JAKARTA - NASA berani membayar mahal sebuah perusahaan untuk membersihkan sampah luar angkasa lantaran sangat berbahaya. Disebutkan lembaga tersebut siap menggelontorkan dana hingga USD850.000 atau sekitar Rp13 miliar.

Kontrak tersebut didapat TransAstra dari NASA. “Ini seperti memungut sampah di pinggir jalan raya. Hanya saja jauh lebih kompleks dan mahal,” kata Joel C. Sercel, pendiri dan CEO TransAstra dikutip dari Business Insider, Senin (25/9/2023).

Selain merusak lingkungan, sampah luar angkasa adalah salah satu bahaya terbesar yang dihadapi astronot di orbit rendah Bumi saat ini.

Badan Antariksa Eropa memperkirakan lebih dari 330 juta keping sampah luar angkasa mengelilingi bumi. Puing-puing luar angkasa dapat mencapai kecepatan hingga 17.500 mph dan menimbulkan risiko bagi astronot, pesawat ulang-alik, dan satelit.

Baca Juga: Mengenal Sampah Luar Angkasa dan Ancaman Bahaya yang Ditimbulkan

TransAstra telah mengembangkan kantong penangkap sampah di luar angkasa. Kantong ini awalnya dikembangkan untuk menangkap asteroid yang, di masa depan, dapat ditambang untuk mendapatkan unsur langka.

Namun, semakin Sercel dan timnya meneliti penambangan asteroid , mereka semakin sadar tentang masalah sampah luar angkasa. “Dan kami pikir ini adalah solusi yang sangat baik untuk membersihkan puing-puing orbital,” kata Sercel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Astronot Artemis II...
Astronot Artemis II Ternyata Bawa iPhone 17 Pro Max ke Bulan
Astronot Artemis II...
Astronot Artemis II Berhasil Ungkap Sisi Tergelap Bulan
China Kembangkan Sistem...
China Kembangkan Sistem Penggerak Gelombang Mikro yang Mampu Matikan Satelit
New Horizons Abadikan...
New Horizons Abadikan Dunia selama 9 Tahun dari Jarak 4,8 Miliar Km dari Bumi
NASA Dikaitkan dengan...
NASA Dikaitkan dengan Rumor Gravitasi Bumi Akan Hilang Tahun Ini
Unik! Katy Perry Gunakan...
Unik! Katy Perry Gunakan Topeng Astronot di Met Gala 2026
Profil Pratiwi Sudarmono:...
Profil Pratiwi Sudarmono: Astronot Wanita Pertama Asia dari Indonesia yang Juga Guru Besar UI
Menegakkan Marwah di...
Menegakkan Marwah di Langit dan Optimalisasi Tata Kelola Lintas Sektor Pascainsiden Lampung
Rekomendasi
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Berita Terkini
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Infografis
NASA Pakai Satelit untuk...
NASA Pakai Satelit untuk Melindungi Hewan Terancam Punah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved