Lamprey Pasifik, Ikan Misterius Tanpa Rahang Penghisap Darah

Minggu, 24 September 2023 - 22:18 WIB
loading...
Lamprey Pasifik, Ikan...
Lamprey Pasifik (Entosphenus tridentatus) termasuk dalam kelompok ikan purba bernama Agnatha yang berevolusi 450 juta tahun lalu. Foto/NOAA/Live Science
A A A
MOSKOW - Lamprey Pasifik (Entosphenus tridentatus) termasuk dalam kelompok ikan purba bernama Agnatha yang berevolusi 450 juta tahun lalu, mendahului dinosaurus dan pepohonan. Ikan misterius ini tak memiliki rahang serta gemar menghisap darah dan cairan tubuh mangsanya sampai kering.

Lamprey Pasifik hidup dalam ekosistem air tawar dan laut di Pasifik Utara, dari California hingga Alaska, dan melintasi Laut Bering hingga Rusia dan Jepang. Ikan ini bisa menghidap darah dan cairan tubuh ikan lain, termasuk salmon Pasifik, flatfish, rockfish, dan Pacific hake.

Lamprey Pasifik termasuk dalam kelompok ikan purba tak berahang yang berevolusi lebih dari 450 juta tahun lalu selama periode Ordovisium (485 juta hingga 444 juta tahun lalu). Dikutip dari laman Live Science, Minggu (24/9/2023), ada sekitar 40 spesies lamprey hidup yang tersebar di seluruh dunia.

Baca juga; Ikan Aneh Berkepala Transparan Ditemukan di Monterey Bay

“Makhluk mirip belut ini telah berenang naik turun sungai jauh sebelum dinosaurus dan bahkan pepohonan, dan telah selamat dari setidaknya empat kepunahan massal,” tulis Live Science.

Lamprey Pasifik adalah ikan tanpa tulang, dan kerangkanya seluruhnya terbuat dari tulang rawan. Alih-alih memiliki rahang, mereka memiliki mulut pengisap yang dikelilingi gigi, yang digunakan untuk menempel pada mangsanya dan mengambil darah serta cairan tubuh.
Lamprey Pasifik, Ikan Misterius Tanpa Rahang Penghisap Darah


Sejauh yang diketahui para ilmuwan, lamprey tidak memakan daging. Lamprey Pasifik betina bertelur hingga 200.000 telur di sarang dan ditetaskan di air tawar selama tiga hingga empat minggu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bekas Kutukan Berusia...
Bekas Kutukan Berusia 200 Juta Tahun Terlihat di Gurun Amerika
Filter Mulut Ikan Hilangkan...
Filter Mulut Ikan Hilangkan 99 Persen Mikroplastik dari Limbah
Norwegia Kenalkan Tes...
Norwegia Kenalkan Tes Darah untuk Deteksi Perubahan Otak Terkait Alzheimer
Fantastis! Robot Kapal...
Fantastis! Robot Kapal Selam 2mm Sukses Berenang di Darah Babi, bisa Antar Obat Lewat Pembuluh Darah
Ilmuwan Diam-diam Ciptakan...
Ilmuwan Diam-diam Ciptakan Makhluk Hybrid Campuran Manusia dengan Simpanse
Riset Temukan Orang...
Riset Temukan Orang yang Hidup Lebih dari 90 Tahun Punya Perbedaan Darah
Pemkot Bontang Buka...
Pemkot Bontang Buka Karpet Merah Industri Pengalengan Ikan
Ikan Sapu-Sapu Diburu...
Ikan Sapu-Sapu Diburu di Setu Babakan, TNI AL Dikerahkan
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Rekomendasi
TNI di Kejaksaan: Antara...
TNI di Kejaksaan: Antara Persepsi Backing, Kepastian Hukum, dan Konsolidasi Negara
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
Norwegia vs Inggris:...
Norwegia vs Inggris: Duel Panas Menuju Empat Besar
Berita Terkini
Membawa Udara Bersih...
Membawa Udara Bersih ke Dalam Rumah, Bentuk Kepedulian Terbaik Saat Polusi Melanda
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
Samsung dan Google Mulai...
Samsung dan Google Mulai Serang Apple dengan Fitur Ini
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Kamera iPhone 17 Pro...
Kamera iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26, Pilih Mana?
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved