Misi Pendarat Bulan Jepang Berhasil Lewati Fase Kritis di Orbit Bumi
Kamis, 21 September 2023 - 17:00 WIB
loading...
A
A
A
JAXA menerbitkan pengamatan optik SLIM pada 12 September, ketika pesawat ruang angkasa itu berada sekitar 37.300 mil atau 60.000 kilometer jauhnya dari Bumi. Observatorium sinar-X XRISM yang diluncurkan ke orbit rendah Bumi dengan roket H-2A yang sama dengan SLIM ditampilkan dalam gambar terpisah.
![Misi Pendarat Bulan Jepang Berhasil Lewati Fase Kritis di Orbit Bumi]()
Jalur SLIM menuju bulan memerlukan perjalanan yang lebih panjang dari biasanya sehingga akan melewati bulan dan berputar kembali. Hal ini memungkinkan pesawat ruang angkasa melakukan pembakaran yang lebih kecil untuk memasuki orbit bulan, sehingga menghemat bahan bakar dan massa pesawat ruang angkasa.
Setelah memasuki orbit dalam waktu beberapa bulan, wahana tersebut akan bersiap untuk mendemonstrasikan pendaratan di bulan yang "tepat". Disebutkan akurasinya jauh lebih tinggi daripada yang dapat dicapai oleh misi internasional sebelumnya.
Baca juga; Setelah India, Giliran Jepang Luncurkan Misi ke Bulan dengan Pesawat Moon Sniper
Dalam hal ini SLIM bertujuan untuk mendarat dalam jarak 330 kaki atau 100 meter dari titik target di Kawah Shioli. Jika berhasil, teknologi dan arsitektur SLIM dapat menghasilkan prestasi eksplorasi bulan dan planet yang lebih berani di masa depan.

Jalur SLIM menuju bulan memerlukan perjalanan yang lebih panjang dari biasanya sehingga akan melewati bulan dan berputar kembali. Hal ini memungkinkan pesawat ruang angkasa melakukan pembakaran yang lebih kecil untuk memasuki orbit bulan, sehingga menghemat bahan bakar dan massa pesawat ruang angkasa.
Setelah memasuki orbit dalam waktu beberapa bulan, wahana tersebut akan bersiap untuk mendemonstrasikan pendaratan di bulan yang "tepat". Disebutkan akurasinya jauh lebih tinggi daripada yang dapat dicapai oleh misi internasional sebelumnya.
Baca juga; Setelah India, Giliran Jepang Luncurkan Misi ke Bulan dengan Pesawat Moon Sniper
Dalam hal ini SLIM bertujuan untuk mendarat dalam jarak 330 kaki atau 100 meter dari titik target di Kawah Shioli. Jika berhasil, teknologi dan arsitektur SLIM dapat menghasilkan prestasi eksplorasi bulan dan planet yang lebih berani di masa depan.
(wib)
Lihat Juga :