Cahaya Aneh Gempa Maroko Ternyata Fenomena Lama yang Berulang
Senin, 18 September 2023 - 08:48 WIB
loading...
A
A
A
Penyebab Cahaya Gempa
Friedemann Freund, kolaborator Derr dan asisten profesor di Universitas San Jose dan mantan peneliti di Pusat Penelitian Ames NASA, telah mengemukakan satu teori tentang cahaya gempa.
Freund menjelaskan ketika cacat atau kotoran tertentu pada kristal batuan terkena tekanan mekanis, misalnya selama penumpukan tekanan tektonik sebelum atau selama gempa bumi besar, maka cacat tersebut akan langsung pecah dan menghasilkan listrik.
Batuan adalah isolator yang jika diberi tekanan mekanis akan menjadi semikonduktor.
“Sebelum gempa bumi, sejumlah besar batuan, ratusan ribu kilometer kubik batuan di kerak bumi, mengalami tekanan dan tekanan tersebut menyebabkan pergeseran butiran, butiran mineral relatif (terhadap) satu sama lain,” katanya.
“Ini seperti menyalakan baterai, menghasilkan muatan listrik yang dapat mengalir keluar dari batuan yang mengalami tekanan ke dalam dan melalui batuan yang tidak mengalami tekanan. Muatannya bergerak cepat, hingga sekitar 200 meter per detik.”
Teori lain tentang penyebab cahaya gempa bumi antara lain listrik statis yang dihasilkan oleh rekahan batuan dan pancaran radon. Saat ini belum ada konsensus di kalangan seismolog mengenai mekanisme penyebab gempa bumi. Para ilmuwan juga masih berusaha mengungkap misteri ledakan tersebut.
Freund berharap suatu hari nanti ada kemungkinan untuk menggunakan lampu gempa, atau muatan listrik yang menyebabkannya, dan dikombinasikan dengan faktor-faktor lain, untuk membantu memperkirakan datangnya gempa besar.
Friedemann Freund, kolaborator Derr dan asisten profesor di Universitas San Jose dan mantan peneliti di Pusat Penelitian Ames NASA, telah mengemukakan satu teori tentang cahaya gempa.
Freund menjelaskan ketika cacat atau kotoran tertentu pada kristal batuan terkena tekanan mekanis, misalnya selama penumpukan tekanan tektonik sebelum atau selama gempa bumi besar, maka cacat tersebut akan langsung pecah dan menghasilkan listrik.
Batuan adalah isolator yang jika diberi tekanan mekanis akan menjadi semikonduktor.
“Sebelum gempa bumi, sejumlah besar batuan, ratusan ribu kilometer kubik batuan di kerak bumi, mengalami tekanan dan tekanan tersebut menyebabkan pergeseran butiran, butiran mineral relatif (terhadap) satu sama lain,” katanya.
“Ini seperti menyalakan baterai, menghasilkan muatan listrik yang dapat mengalir keluar dari batuan yang mengalami tekanan ke dalam dan melalui batuan yang tidak mengalami tekanan. Muatannya bergerak cepat, hingga sekitar 200 meter per detik.”
Teori lain tentang penyebab cahaya gempa bumi antara lain listrik statis yang dihasilkan oleh rekahan batuan dan pancaran radon. Saat ini belum ada konsensus di kalangan seismolog mengenai mekanisme penyebab gempa bumi. Para ilmuwan juga masih berusaha mengungkap misteri ledakan tersebut.
Freund berharap suatu hari nanti ada kemungkinan untuk menggunakan lampu gempa, atau muatan listrik yang menyebabkannya, dan dikombinasikan dengan faktor-faktor lain, untuk membantu memperkirakan datangnya gempa besar.
(msf)
Lihat Juga :