Pembicaraan Microsoft dan ByteDance Bubar Gara-gara Donald Trump

Minggu, 02 Agustus 2020 - 13:03 WIB
loading...
A A A
ByteDance awalnya berharap menjaga sebagian saham dari TikTok. Namun, AS menganggap banyak perusahaan China seperti Huawei dan ZTE sebagai ancaman keamanan nasional karena ikatan mereka dengan Pemerintah Komunis China. Akibatnya, desas-desus terbaru menyebut ByteDance tidak ada hubungannya dengan operasi AS TikTok setelah divestasi. Lalu Microsoft akan menjalankan aplikasi di AS dan bertanggung jawab untuk melindungi semua data pengguna di sana.

Pada hari Jumat, ada spekulasi bahwa raksasa perangkat lunak yang berbasis di AS akan membeli TikTok. Kesepakatan dengan Microsoft masih memungkinkan perusahaan lain untuk membeli operasi aplikasi AS menurut Reuters. Gedung Putih belum mengomentari apakah akan memungkinkan divestasi berlangsung.

Perusahaan China lainnya telah dipaksa untuk mendivestasikan aplikasinya oleh Pemerintah AS. Contohnya, awal tahun ini Komite Investasi Asing di Amerika Serikat (CFIUS) memaksa perusahaan game Beijing Kunlun Tech Co Ltd untuk menjual aplikasi kencan Grindr seharga USD620 juta.

CFIUS adalah agen federal AS yang meninjau pembelian luar negeri dari perusahaan AS yang mencari potensi risiko keamanan nasional. Ketika ByteDance membeli aplikasi video Musical.ly Shanghai pada tahun 2017 dengan harga USD1 miliar, perusahaan meluncurkannya kembali sebagai TikTok tapi mereka tidak meminta ulasan CFIUS. (Baca juga: Bersejarah, Astronot NASA Bersiap Pulang ke Bumi dengan SpaceX Crew Dragon )

Akibatnya, TikTok dikabarkan sedang diselidiki. Pada saat yang sama, Institut Peterson untuk Ekonomi Internasional menyebut aplikasi itu "masalah berukuran Huawei" untuk AS.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OnePlus Tersingkir dari...
OnePlus Tersingkir dari AS, Apple dan Samsung Untung Besar
Video Prototipe Project...
Video Prototipe Project Aion Ungkap Konsep Sistem Operasi AI Microsoft
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Rekomendasi
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Berita Terkini
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved