Pembicaraan Microsoft dan ByteDance Bubar Gara-gara Donald Trump

Minggu, 02 Agustus 2020 - 13:03 WIB
loading...
Pembicaraan Microsoft...
Microsoft dan ByteDance terpaksa menunda pembicaraan untuk mendapatkan kejelasan dari Gedung Putih terkait rencana larangan operasional TikTok di AS. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Wall Street Journal melaporkan Microsoft dan ByteDance telah menunda pembicaraan ketika perusahaan berusaha untuk mendapatkan kejelasan dari Gedung Putih terkait rencana larangan operasional TikTok di AS. (Baca juga: Selain AS Lagi Bokek, Ini yang Bikin TikTok Kecilkan Langkah Trump )

Kedua perusahaan itu telah melakukan pembicaraan, sumber yang mengetahui perundingan mengatakan, dan komentar Trump tadi malam mengejutkan mereka. Sumber lain mengatakan, Gedung Putih terlibat dalam pembicaraan selama berminggu-minggu dan tujuannya adalah agar TikTok dimiliki oleh perusahaan Amerika.

Dalam sebuah pernyataan hari ini, seorang juru bicara Gedung Putih mengatakan, "Administrasi memiliki masalah keamanan nasional yang sangat serius terhadap TikTok. Kami terus mengevaluasi kebijakan masa depan."

Reuters melaporkan, pemilik aplikasi, ByteDance China, diduga menawarkan untuk melepaskan seluruh operasi TikTok AS. Dengan lebih dari 2 miliar pemasangan dari App Store Apple dan Google Play Store di seluruh dunia, aplikasi ini memungkinkan pembuat konten untuk menghasilkan video berdurasi 15 atau 30 detik. Konten khas termasuk tarian, lelucon komedi, dan protes.

Aplikasi ini telah membantu pra-remaja, remaja, dan bahkan orang dewasa menghabiskan waktu saat dipaksa masuk karena pandemi. TikTok memiliki sekitar 80 juta pengguna harian aktif di Amerika Serikat dan diperkirakan memiliki nilai lebih dari Rp700 triliun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Microsoft Klaim Chip...
Microsoft Klaim Chip Kuantum Baru 1.000 Kali Lebih Stabil
AS Kenalkan Mikroskop...
AS Kenalkan Mikroskop dengan Resolusi Detail hingga yang Terkecil
CEO Microsoft Yakin...
CEO Microsoft Yakin AI Akan Mendekati Kecerdasan Manusia dalam 18 Bulan
Apa yang Dilakukan Elon...
Apa yang Dilakukan Elon Musk dan Tim Cook saat Menemani Trump ke China?
Pemerintahan Trump Rilis...
Pemerintahan Trump Rilis Video Asli UFO yang Telah Terverifikasi
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Pamer Kekuatan Nuklir dari Luar Angkasa
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Selain Memaki, Trump...
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
Rekomendasi
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
Argentina Gusur Spanyol...
Argentina Gusur Spanyol di Puncak Ranking FIFA, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Tak Hanya Cantik, Audisi...
Tak Hanya Cantik, Audisi Miss Indonesia 2026 Mencari Talenta Terbaik Mulai dari Manner Impressive hingga Smart Social
Berita Terkini
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved