Berapa Kecepatan Peluru? Ini Jawabannya
Minggu, 10 September 2023 - 22:24 WIB
loading...
Faktor yang mempengaruhi kecepatan peluru ketika ditembakkan dari senjata, secara garis besar terbagi dalam dua kategori, yaitu balistik internal dan balistik eksternal. Foto/Live Science
A
A
A
WASHINGTON - Pernah tahu berapa kecepatan peluru setelah ditembakan? Ternyata jawabannya bergantung pada desain peluru dan senjatanya. Termasuk berbagai faktor lingkungan ikut mempengaruhi.
Faktor yang mempengaruhi kecepatan peluru ketika ditembakkan dari senjata, secara garis besar terbagi dalam dua kategori, yaitu balistik internal dan balistik eksternal. Masuk dalam kategori balistik internal, adalah jenis propelan, berat peluru, dan bentuk serta panjang laras senjata.
Sedangkan balistik eksternal, di antaranya gaya yang diberikan oleh angin, gravitasi, dan lintasan saat proyektil ditembakkan. Kemudian kedua faktor itu dimasukkan ke dalam kategori ketiga, yang disebut balistik terminal, yang menggambarkan perilaku peluru ketika mengenai sasaran.
Baca juga; 5 Peluru Paling Mematikan di Dunia, Nomor 3 Punya Kecepatan Tertinggi
Michael Haag, seorang ilmuwan forensik dan pendiri Konsultan Ilmu Forensik, mengatakan bahwa kebanyakan peluru terbuat dari logam berat seperti timah, dilapisi kuningan atau tembaga. Perpaduan massa logam ini membantu peluru mempertahankan momentumnya.
Faktor yang mempengaruhi kecepatan peluru ketika ditembakkan dari senjata, secara garis besar terbagi dalam dua kategori, yaitu balistik internal dan balistik eksternal. Masuk dalam kategori balistik internal, adalah jenis propelan, berat peluru, dan bentuk serta panjang laras senjata.
Sedangkan balistik eksternal, di antaranya gaya yang diberikan oleh angin, gravitasi, dan lintasan saat proyektil ditembakkan. Kemudian kedua faktor itu dimasukkan ke dalam kategori ketiga, yang disebut balistik terminal, yang menggambarkan perilaku peluru ketika mengenai sasaran.
Baca juga; 5 Peluru Paling Mematikan di Dunia, Nomor 3 Punya Kecepatan Tertinggi
Michael Haag, seorang ilmuwan forensik dan pendiri Konsultan Ilmu Forensik, mengatakan bahwa kebanyakan peluru terbuat dari logam berat seperti timah, dilapisi kuningan atau tembaga. Perpaduan massa logam ini membantu peluru mempertahankan momentumnya.
Lihat Juga :