Terungkap, Ada Lautan Luas Tersembunyi di Bawah Kerak Bumi
Sabtu, 09 September 2023 - 22:22 WIB
loading...
Para ilmuwan membuat temuan ini setelah mempelajari gempa bumi. (Foto: Indy 100)
A
A
A
JAKARTA - Satu demi satu misteri alam terus terkuak. Kali ini datang dari Bumi tempat kita berpijak. Jauh di bawah sana ternyata terdapat semacam samudra nan luas, mengandung lebih banyak air ketimbang di permukaan Bumi.
Persediaan air dalam jumlah besar sekitar 400 mil di bawah tanah ini tersimpan dalam batuan yang dikenal sebagai 'ringwoodite'.
Para ilmuwan sebelumnya menemukan bahwa air disimpan di dalam batuan mantel dalam bentuk seperti spons, yang bukan berbentuk cair, padat, atau gas, melainkan dalam bentuk keempat.
“Ringwoodit itu seperti spons, menyerap air, ada sesuatu yang sangat istimewa pada struktur kristal ringwoodit yang memungkinkannya menarik hidrogen dan memerangkap air,” kata ahli geofisika Steve Jacobsen dalam makalah ilmiah berjudul Dehidrasi Mencair di Bagian Atas Mantel Bawah, dikutip dari Indy 100, Sabtu (9/9/2023).
Baca Juga: Surat Einstein Ini Dapat Bantu Ilmuwan Pecahkan Misteri Alam Semesta
Mineral ini, kata dia, dapat mengandung banyak air dalam kondisi mantel dalam.
"Saya pikir kita akhirnya melihat bukti adanya siklus air di seluruh bumi, yang mungkin membantu menjelaskan banyaknya air cair di permukaan planet yang dapat dihuni. Para ilmuwan telah mencari air dalam yang hilang ini selama beberapa dekade," ujarnya.
Persediaan air dalam jumlah besar sekitar 400 mil di bawah tanah ini tersimpan dalam batuan yang dikenal sebagai 'ringwoodite'.
Para ilmuwan sebelumnya menemukan bahwa air disimpan di dalam batuan mantel dalam bentuk seperti spons, yang bukan berbentuk cair, padat, atau gas, melainkan dalam bentuk keempat.
“Ringwoodit itu seperti spons, menyerap air, ada sesuatu yang sangat istimewa pada struktur kristal ringwoodit yang memungkinkannya menarik hidrogen dan memerangkap air,” kata ahli geofisika Steve Jacobsen dalam makalah ilmiah berjudul Dehidrasi Mencair di Bagian Atas Mantel Bawah, dikutip dari Indy 100, Sabtu (9/9/2023).
Baca Juga: Surat Einstein Ini Dapat Bantu Ilmuwan Pecahkan Misteri Alam Semesta
Mineral ini, kata dia, dapat mengandung banyak air dalam kondisi mantel dalam.
"Saya pikir kita akhirnya melihat bukti adanya siklus air di seluruh bumi, yang mungkin membantu menjelaskan banyaknya air cair di permukaan planet yang dapat dihuni. Para ilmuwan telah mencari air dalam yang hilang ini selama beberapa dekade," ujarnya.
Lihat Juga :