14 Kota Hilang yang Berhasil Ditemukan, Ada Troy di Turki
Jum'at, 08 September 2023 - 09:28 WIB
loading...
A
A
A
Kota ini digambarkan dalam adegan film Indiana Jones Raiders of the Lost Ark. Namun kisah nyata di balik kota ini sama menakjubkannya dengan yang ada di film. Pada 1939, tim Pierre Montet melakukan penggalian sekitar 160 Km timur laut Kairo, mencari kota bernama Zoan yang dalam Alkitab adalah tempat ditemukannya bayi Musa. Montet menemukan ruang pemakaman, kuil besar, dan kompleks perkotaan.
Tanis adalah kota megah dan pernah menjadi ibu kota Mesir kuno. Bangunan paling awal berasal dari sekitar 1000 SM dengan kuil Amun yang dikelilingi tembok, ditambah rumah dan jalan dengan pola kotak. Kota ini merosot ketika pelabuhan-pelabuhannya tertimbun lumpur dan seluruh kota tenggelam ke dalam pasir.
6. Qalatga Darband, Irak
Berkat rekaman mata-mata yang tidak diklasifikasikan dan fotografi drone, kota yang hilang perlahan-lahan digali di Kurdistan Irak. Dibangun sekitar tahun 331 SM, Qalatga Darband diperkirakan didirikan oleh Alexander Agung. Kota berbenteng ini diyakini terletak di jalur yang pernah dilalui antara Iran dan Irak.
Situs ini awalnya terdeteksi ketika para ahli menonton rekaman mata-mata yang tidak diklasifikasikan yang dipublikasikan pada 1996. Namun ketidakstabilan politik di wilayah tersebut membuat tidak ada yang bisa dilakukan pada awalnya. Baru-baru ini, tim arkeolog Irak dan Inggris, dipimpin oleh spesialis dari British Museum, melakukan penggalian. Mereka menemukan genteng terakota serta patung Yunani dan Romawi, termasuk yang menggambarkan Aphrodite.
Baca Juga: Legenda Kota Bawah Laut Atlantis dan 5 Dunia yang Hilang
7. Mohenjo Daro
Pada 1922, R D Banerji, seorang arkeolog India, meneliti monumen Buddha di provinsi Sindh yang sekarang disebut Pakistan. Dia menduga situs tersebut berasal dari sekitar 500 SM. Namun dari bukti-bukti yang ada dia kemudian menyimpulkan bahwa situs tersebut jauh lebih tua.
Kemudian John Marshall melakukan penggalian lebih lanjut pada 1920-an dan 1930-an dan menyimpulkan kota tersebut sebenarnya berasal dari sekitar tahun 2500 SM.
Mohenjo Daro adalah salah satu pemukiman terbesar di Lembah Indus kuno dan dihuni oleh 50.000an orang. Bangunan yang ditemukan termasuk pemandian skala besar, sistem pembuangan limbah dengan 700 sumur air tawar dan sistem jaringan perumahan.
Sejauh ini belum ditemukan kuil, makam kerajaan, atau gedung pemerintahan. Namun, orang-orang tak dikenal itu makmur, karena artefak yang terbuat dari gading dan emas telah ditemukan. Penduduk saat itu diduga mayoritas kaum pedagang.
Kota ini mengalami kemunduran sekitar tahun 1900 SM dan ditinggalkan. Meskipun menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO pada 1980, sayangnya bangunan-bangunan yang terbuat dari batu bata lumpur mengalami kerusakan akibat air asin di dekat Sungai Indus.
8. Xanadu, Tiongkok
Ketika diplomat Inggris Stephen Bushell melakukan perjalanan ke Mongolia pada 1872 untuk mencari Xanadu, dia bukanlah satu-satunya orang yang imajinasinya tertuju pada kota abad ke-13 yang hilang tersebut. 75 tahun sebelumnya penulis Inggris Coleridge menulis puisi berdasarkan deskripsi sejarah kota metropolitan yang terkenal. Namun Bushell yang menemukan kembali kota tersebut, sekitar 350 km sebelah utara Beijing.
Dindingnya menampilkan reruntuhan istana yang dipenuhi balok marmer dan batu singa dan naga. Gerbang kota masih utuh di bawah lengkungan setinggi 6 meter.
Bushell adalah orang Eropa pertama yang melihat tempat itu sejak penjelajah Marco Polo berkunjung pada tahun 1275. Petualang Venesia menulis bahwa situs tersebut dipilih oleh kaisar sebagai kediaman musim panas. Dilengkapi aula dan ruangan dari marmer dan emas. Dia menyebut hewan-hewan liar berkeliaran di lahan dan padang rumput. Bahkan ada istana bambu yang bisa dibongkar dan dipasang di tempat lain.
Pada tahun 1430, Xanadu telah ditinggalkan. Banyak dari apa yang dilihat Bushell kini telah hilang, namun otoritas setempat telah melestarikan yang tersisa dan menggali lebih dari 1.000 bangunan.
Situs seluas 25.000 hektare ini dibuka untuk pengunjung pada 2011. Sekitar 60.000 benda telah ditemukan termasuk keramik, patung batu giok, dan koin dan dipajang di museum di selatan situs. Pada 2012, Xanadu diakui oleh UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia.
9. Troy, Turki
Ketika petualang Jerman Heinrich Schliemann memulai penggalian arkeologi di pantai Aegean Turki pada 1868, dia yakin telah menemukan Troy, kota yang dipopulerkan oleh puisi epik Homer, The Illiad. Meskipun Schliemann memang telah menemukan kota kuno yang megah, sebenarnya tidak ada bukti kuat bahwa reruntuhan tersebut benar-benar merupakan kota Troy yang ditampilkan dalam cerita kuno, atau memang pernah terjadi perang Troya. Saat ini kota tersebut dikenal dengan nama Hisarlik.
Legenda mengatakan Troy yang juga dikenal sebagai Illiumm, dikepung selama 10 tahun oleh Yunani setelah Paris dari Troy menculik Helen Ratu Sparta. Hal ini diperkirakan terjadi sekitar tahun 1200 SM. Namun situs yang ditemukan Schliemann telah ditempati sekitar tahun 4000 SM, dengan ditemukannya bangunan dan tembok pemukiman. Troy dijadikan Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1998.
10. Machu Picchu, Peru
Tanis adalah kota megah dan pernah menjadi ibu kota Mesir kuno. Bangunan paling awal berasal dari sekitar 1000 SM dengan kuil Amun yang dikelilingi tembok, ditambah rumah dan jalan dengan pola kotak. Kota ini merosot ketika pelabuhan-pelabuhannya tertimbun lumpur dan seluruh kota tenggelam ke dalam pasir.
6. Qalatga Darband, Irak
Berkat rekaman mata-mata yang tidak diklasifikasikan dan fotografi drone, kota yang hilang perlahan-lahan digali di Kurdistan Irak. Dibangun sekitar tahun 331 SM, Qalatga Darband diperkirakan didirikan oleh Alexander Agung. Kota berbenteng ini diyakini terletak di jalur yang pernah dilalui antara Iran dan Irak.
Situs ini awalnya terdeteksi ketika para ahli menonton rekaman mata-mata yang tidak diklasifikasikan yang dipublikasikan pada 1996. Namun ketidakstabilan politik di wilayah tersebut membuat tidak ada yang bisa dilakukan pada awalnya. Baru-baru ini, tim arkeolog Irak dan Inggris, dipimpin oleh spesialis dari British Museum, melakukan penggalian. Mereka menemukan genteng terakota serta patung Yunani dan Romawi, termasuk yang menggambarkan Aphrodite.
Baca Juga: Legenda Kota Bawah Laut Atlantis dan 5 Dunia yang Hilang
7. Mohenjo Daro
Pada 1922, R D Banerji, seorang arkeolog India, meneliti monumen Buddha di provinsi Sindh yang sekarang disebut Pakistan. Dia menduga situs tersebut berasal dari sekitar 500 SM. Namun dari bukti-bukti yang ada dia kemudian menyimpulkan bahwa situs tersebut jauh lebih tua.
Kemudian John Marshall melakukan penggalian lebih lanjut pada 1920-an dan 1930-an dan menyimpulkan kota tersebut sebenarnya berasal dari sekitar tahun 2500 SM.
Mohenjo Daro adalah salah satu pemukiman terbesar di Lembah Indus kuno dan dihuni oleh 50.000an orang. Bangunan yang ditemukan termasuk pemandian skala besar, sistem pembuangan limbah dengan 700 sumur air tawar dan sistem jaringan perumahan.
Sejauh ini belum ditemukan kuil, makam kerajaan, atau gedung pemerintahan. Namun, orang-orang tak dikenal itu makmur, karena artefak yang terbuat dari gading dan emas telah ditemukan. Penduduk saat itu diduga mayoritas kaum pedagang.
Kota ini mengalami kemunduran sekitar tahun 1900 SM dan ditinggalkan. Meskipun menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO pada 1980, sayangnya bangunan-bangunan yang terbuat dari batu bata lumpur mengalami kerusakan akibat air asin di dekat Sungai Indus.
8. Xanadu, Tiongkok
Ketika diplomat Inggris Stephen Bushell melakukan perjalanan ke Mongolia pada 1872 untuk mencari Xanadu, dia bukanlah satu-satunya orang yang imajinasinya tertuju pada kota abad ke-13 yang hilang tersebut. 75 tahun sebelumnya penulis Inggris Coleridge menulis puisi berdasarkan deskripsi sejarah kota metropolitan yang terkenal. Namun Bushell yang menemukan kembali kota tersebut, sekitar 350 km sebelah utara Beijing.
Dindingnya menampilkan reruntuhan istana yang dipenuhi balok marmer dan batu singa dan naga. Gerbang kota masih utuh di bawah lengkungan setinggi 6 meter.
Bushell adalah orang Eropa pertama yang melihat tempat itu sejak penjelajah Marco Polo berkunjung pada tahun 1275. Petualang Venesia menulis bahwa situs tersebut dipilih oleh kaisar sebagai kediaman musim panas. Dilengkapi aula dan ruangan dari marmer dan emas. Dia menyebut hewan-hewan liar berkeliaran di lahan dan padang rumput. Bahkan ada istana bambu yang bisa dibongkar dan dipasang di tempat lain.
Pada tahun 1430, Xanadu telah ditinggalkan. Banyak dari apa yang dilihat Bushell kini telah hilang, namun otoritas setempat telah melestarikan yang tersisa dan menggali lebih dari 1.000 bangunan.
Situs seluas 25.000 hektare ini dibuka untuk pengunjung pada 2011. Sekitar 60.000 benda telah ditemukan termasuk keramik, patung batu giok, dan koin dan dipajang di museum di selatan situs. Pada 2012, Xanadu diakui oleh UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia.
9. Troy, Turki
Ketika petualang Jerman Heinrich Schliemann memulai penggalian arkeologi di pantai Aegean Turki pada 1868, dia yakin telah menemukan Troy, kota yang dipopulerkan oleh puisi epik Homer, The Illiad. Meskipun Schliemann memang telah menemukan kota kuno yang megah, sebenarnya tidak ada bukti kuat bahwa reruntuhan tersebut benar-benar merupakan kota Troy yang ditampilkan dalam cerita kuno, atau memang pernah terjadi perang Troya. Saat ini kota tersebut dikenal dengan nama Hisarlik.
Legenda mengatakan Troy yang juga dikenal sebagai Illiumm, dikepung selama 10 tahun oleh Yunani setelah Paris dari Troy menculik Helen Ratu Sparta. Hal ini diperkirakan terjadi sekitar tahun 1200 SM. Namun situs yang ditemukan Schliemann telah ditempati sekitar tahun 4000 SM, dengan ditemukannya bangunan dan tembok pemukiman. Troy dijadikan Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1998.
10. Machu Picchu, Peru
Lihat Juga :