Gawat, NASA Sebut Rover Mars Perseverance Bermasalah di Luar Angkasa
Jum'at, 31 Juli 2020 - 04:43 WIB
loading...
A
A
A
"Semua suhu sekarang nominal dan pesawat ruang angkasa berada di luar bayangan Bumi," ungkapnya lagi. (Baca juga: Resep Bikin Rendang Sapi yang Kelezatannya Dikenal Dunia )
"Cegukan" Pasca-Peluncuran
Selama konferensi pers pascapeluncuran kemarin, tim menerima kabar bahwa ada satu masalah, yakni masalah komunikasi yang melekat. Meski demikian, NASA mengklaim hal itu telah diperbaiki. Terungkap bahwa beberapa jam setelah peluncuran, meskipun personel misi dapat mengambil sinyal yang dikirim pesawat ruang angkasa, itu tidak diproses dengan benar.
Situasi itu tidak menimbulkan banyak kekhawatiran, kata Matt Wallace, Wakil Manajer Proyek untuk Mars 2020 dengan Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA di California, saat pengarahan. Miskomunikasi ini disebabkan oleh fakta, NASA bergantung pada sistem yang disebut Deep Space Network untuk berkomunikasi dengan Rover Mars Perseverance. Bahkan segera setelah diluncurkan, ketika pesawat ruang angkasa belum terlalu jauh ke luar angkasa.
Dan, karena Deep Space Network terdiri dari antena besar yang dilengkapi penerima supersensitif, sinyal dari pesawat ruang angkasa yang begitu dekat dengan jaringan dapat berakhir dengan ledakan sistem. Seperti seseorang yang berteriak langsung ke telinga Anda.
Insinyur diperlukan untuk mengubah pengaturan jaringan agar benar-benar memproses informasi yang datang dari pesawat ruang angkasa. "Sama seperti administrator berbicara, saya baru saja mendapatkan teks yang kami dapat mengunci pada telemetri itu," kata Wallace.
"Semua indikasi yang kita miliki -dan kita punya beberapa- adalah bahwa pesawat ruang angkasa itu baik-baik saja," bebernya lagi.
"Cegukan" Pasca-Peluncuran
Selama konferensi pers pascapeluncuran kemarin, tim menerima kabar bahwa ada satu masalah, yakni masalah komunikasi yang melekat. Meski demikian, NASA mengklaim hal itu telah diperbaiki. Terungkap bahwa beberapa jam setelah peluncuran, meskipun personel misi dapat mengambil sinyal yang dikirim pesawat ruang angkasa, itu tidak diproses dengan benar.
Situasi itu tidak menimbulkan banyak kekhawatiran, kata Matt Wallace, Wakil Manajer Proyek untuk Mars 2020 dengan Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA di California, saat pengarahan. Miskomunikasi ini disebabkan oleh fakta, NASA bergantung pada sistem yang disebut Deep Space Network untuk berkomunikasi dengan Rover Mars Perseverance. Bahkan segera setelah diluncurkan, ketika pesawat ruang angkasa belum terlalu jauh ke luar angkasa.
Dan, karena Deep Space Network terdiri dari antena besar yang dilengkapi penerima supersensitif, sinyal dari pesawat ruang angkasa yang begitu dekat dengan jaringan dapat berakhir dengan ledakan sistem. Seperti seseorang yang berteriak langsung ke telinga Anda.
Insinyur diperlukan untuk mengubah pengaturan jaringan agar benar-benar memproses informasi yang datang dari pesawat ruang angkasa. "Sama seperti administrator berbicara, saya baru saja mendapatkan teks yang kami dapat mengunci pada telemetri itu," kata Wallace.
"Semua indikasi yang kita miliki -dan kita punya beberapa- adalah bahwa pesawat ruang angkasa itu baik-baik saja," bebernya lagi.
Lihat Juga :