Mengapa Jenazah Raja-Raja Mesir Kuno Selalu Diawetkan Menjadi Mumi? Simak Alasannya
Senin, 28 Agustus 2023 - 11:06 WIB
loading...
A
A
A
Dalam laman Smithsonian disebutkan bahwa orang Mesir percaya bahwa tubuh mumi adalah rumah bagi jiwa atau roh. Jika tubuh hancur, ruh bisa hilang.
Baca Juga Melebihi Usia Firaun, Chinchorro Mumi Tertua di Dunia dengan Tubuh Dipenuhi Tato
Ada tiga roh yang sangat penting bagi orang Mesir Kuno. Tiga roh tersebut adalah ka, ba, dan akh. Ka, adalah "kembaran" dari orang tersebut, akan tetap berada di dalam makam dan membutuhkan persembahan dan benda-benda di sana.
Kemudian ada Ba, atau "jiwa" yang bebas terbang keluar dari kubur dan kembali ke sana. Terakhir adalah akh, yang diterjemahkan sebagai "roh" yang harus melakukan perjalanan melalui Dunia Bawah menuju Penghakiman Terakhir dan masuk ke Akhirat.
Proses mumifikasi memakan waktu puluhan hari, mulai dari proses pembungkusan mayat, pembalseman, hingga dilakukannya berbagai ritual dan doa yang ,mengiringi prosesi tersebut.
Baca Juga Melebihi Usia Firaun, Chinchorro Mumi Tertua di Dunia dengan Tubuh Dipenuhi Tato
Ada tiga roh yang sangat penting bagi orang Mesir Kuno. Tiga roh tersebut adalah ka, ba, dan akh. Ka, adalah "kembaran" dari orang tersebut, akan tetap berada di dalam makam dan membutuhkan persembahan dan benda-benda di sana.
Kemudian ada Ba, atau "jiwa" yang bebas terbang keluar dari kubur dan kembali ke sana. Terakhir adalah akh, yang diterjemahkan sebagai "roh" yang harus melakukan perjalanan melalui Dunia Bawah menuju Penghakiman Terakhir dan masuk ke Akhirat.
Proses mumifikasi memakan waktu puluhan hari, mulai dari proses pembungkusan mayat, pembalseman, hingga dilakukannya berbagai ritual dan doa yang ,mengiringi prosesi tersebut.
Lihat Juga :