Mengapa Orang Bermata Biru Istimewa? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Kamis, 24 Agustus 2023 - 18:44 WIB
loading...
Mengapa Orang Bermata...
Di Indonesia, ada beberapa suku yang terkenal memiliki mata biru, sementara di Eropa banyak ditemukan di Finlandia. (Foto: Jenna Hamra/Pexels)
A A A
JAKARTA - Orang bermata biru dianggap istimewa lantaran aura kecantikan yang dipancarkan dan kelangkaannya. Namun, ternyata mereka juga memiliki kelebihan lain.

Tak banyak memang manusia bermata biru di dunia ini. Kondisi ini disebut-sebut akibat mutasi genetik langka atau perkawinan silang, benarkah?

Di Indonesia , ada beberapa suku yang terkenal memiliki mata biru. Yaitu, Suku Buton di Sulawesi Tenggara, Suku Lamno di Aceh, dan Suku Lingon di pedalaman Halmahera, Maluku. Di belahan dunia lain seperti Eropa juga ada beberapa suku yang bermata biru.

Lantas apa yang membuat orang bermata biru istimewa. Berikut ulasannya dikutip dari Bright Side, Kamis (24/8/2023).

Baca Juga: Keunikan Kampung Bule di Aceh Warganya Punya Mata Biru yang Indah

1. Mata biru sebenarnya tidak biru

Tidak ada pigmen biru di mata. Mayoritas manusia mendapatkan warna mata coklat dari melanin, pigmen yang bertanggung jawab atas warna kulit. Warna mata biru didapat dari pantulan cahaya, mirip laut dan langit yang tampak biru.

2. Mata biru bisa berubah warna

Mata biru bisa tampak berbeda warna tergantung pada kondisi cahaya. Hal ini terjadi karena mata biru mendapatkan warnanya dari cahaya yang masuk kemudian dipantulkan kembali.

3. Semua orang bermata biru mempunyai leluhur yang sama

Para ilmuwan di Universitas Kopenhagen menemukan fakta semua orang dengan mata biru kemungkinan besar berkerabat. Antara 6.000 hingga 10.000 tahun yang lalu, setiap orang memiliki mata berwarna coklat, namun pada suatu saat, gen yang mengontrol tingkat melanin bermutasi.

Mutasi ini membatasi jumlah melanin yang diproduksi dan membuat mata coklat menjadi biru. Semua orang bermata biru mewarisi peralihan genetik ini pada titik yang sama dalam DNA-nya.

4. Mata biru kasus yang sangat langka

Mayoritas orang memiliki mata coklat, sementara hanya 8 persen hingga 10 persen yang beruntung memiliki mata biru. Menurut World Atlas, mayoritas orang bermata biru tinggal di Eropa. Finlandia menyumbang persentase terbesar orang dengan mata biru.

5. Banyak bayi terlahir dengan mata biru tapi berubah

Saat bayi lahir, kita tidak bisa mengetahui seperti apa warna matanya kelak jika sudah besar. Pada saat lahir, bayi tidak memiliki melanin di irisnya, yaitu bagian mata yang menentukan warna mata. Setelah 6 bulan, gen bayi menentukan berapa banyak melanin yang ada di iris mata. Tergantung pada hal ini, mata mungkin tetap biru atau berubah menjadi abu-abu, hijau, atau coklat.

Baca Juga: 6 Negara dengan Orang Bermata Biru Terbanyak, Mayoritas dari Negara Skandinavia

6. Orang bermata biru lebih sensitif terhadap cahaya

Jika memiliki mata berwarna terang, kita harus sangat berhati-hati dan melindunginya dari sinar matahari. Orang dengan iris mata biru cenderung lebih sensitif terhadap cahaya. Karena mata biru tidak memiliki cukup pigmen penyerap cahaya, lebih banyak cahaya yang masuk melalui iris dan merusak mata.

7. Orang dengan mata biru lebih kuat menahan tahan rasa sakit

Orang dengan iris berwarna terang cukup beruntung memiliki toleransi rasa sakit yang lebih tinggi dibandingkan orang dengan mata gelap.

Peneliti di Universitas Pittsburgh mensurvei 58 responden yang sedang mengandung dan menemukan fakta wanita dengan mata biru atau hijau mengalami lebih sedikit rasa sakit dan mampu menghadapi persalinan dengan lebih baik. Para ilmuwan percaya gen yang terkait dengan melanin sangat mempengaruhi toleransi terhadap rasa sakit.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Golongan Darah MAL,...
Golongan Darah MAL, Jenis Baru dengan Beragam Keistimewaan
Jangkrik Langka Bermata...
Jangkrik Langka Bermata Biru Ditemukan di Amerika
Pecahan Benda Langit...
Pecahan Benda Langit yang Meledak di Jerman Ternyata Meteorit Super Langka
Beli Tambang Batu Bara,...
Beli Tambang Batu Bara, Mantan Bankir Dapat Bonus Langka Senilai Rp46 Triliun Lebih
Ilmuwan Temukan Mutasi...
Ilmuwan Temukan Mutasi Genetik yang Bikin Pria Cepat Botak
Terungkap, Bangsa Viking...
Terungkap, Bangsa Viking Ternyata Bukan Ras Terkuat di Bumi
6 Negara dengan Jumlah...
6 Negara dengan Jumlah Penduduk Bermata Biru Terbanyak, Mayoritas dari Eropa
Bukan karena Gaya Hidup,...
Bukan karena Gaya Hidup, Ini Penyebab Kanker Payudara yang Diderita Mpok Alpa
Golongan Darah MAL,...
Golongan Darah MAL, Jenis Baru dengan Beragam Keistimewaan
Rekomendasi
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Dinilai Alarm Keras Tata Kelola Sampah, DPR: Open Dumping Tak Bisa Ditoleransi
Dinilai Tak Sesuai Budaya...
Dinilai Tak Sesuai Budaya Sunda, MUI Sesalkan Lagu 'Lalaki Langit' karya Bupati Purwakarta
Berita Terkini
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved