Berencana Jelajahi Mars, NASA Mulai Uji Coba Roket Baru

Rabu, 16 Agustus 2023 - 15:01 WIB
loading...
Berencana Jelajahi Mars,...
NASA Mulai Uji Coba Roket Baru untuk jelajahi Mars. FOTO/ IFL SCIENCE
A A A
NEW YORK - NASA semakin serius dalam mewujudkan misi ke planet Mars. Dikabarkan bahwa Lembaga Antariksa Amerika Serikat itu sudah memulai uji coba roket baru yang diluncurkan dari planet lain.

BACA JUGA - Mars Rover Perserverance Temukan Batu Berbentuk Donat di Mars

Dihimpun dari Gizmodo, Rabu (16/8/2023), tim di belakang Mars Ascent Vehicle (MAV) baru-baru ini menguji motor roket padat tahap pertama dan kedua di ruang vakum yang mensimulasikan suhu dingin di Mars.

Menurut NASA, tes ini dilakukan sebagai langkah penting dalam proses pengambilan sampel bebatuan di planet Mars.

"Tes ini menunjukkan bangsa kita memiliki kapasitas untuk mengembangkan kendaraan peluncuran yang cukup ringan untuk sampai ke Mars dan cukup kuat untuk menempatkan satu set sampel ke orbit untuk dibawa kembali ke Bumi,” kata manajer propulsi MAV di NASA, Benjamin Davis.

“Perangkat keras memberi tahu kami bahwa teknologi kami siap untuk melanjutkan pengembangan," lanjutnya.

Untuk diketahui, NASA sendiri memang tengah berfokus untuk menjalankan misi yang vukup komplek yang diberi nama Mars Sample Return. Ini melibatkan armada pesawat ruang angkasa, termasuk pengorbit, pendarat, dua helikopter, dan roket.

Untuk menguji MAV, tim menyiapkan motor pengembangan yang akan membantu mereka menyesuaikan desain sebelum mulai membangun yang sebenarnya. Motor pengembangan SRM2 diuji pada 29 Maret di fasilitas Northrop Grumman sementara SRM1 diuji pada 7 April di Pangkalan Angkatan Udara Edwards di California.

SRM1 ditempatkan di ruang vakum dengan suhu -4 derajat Fahrenheit (-20 derajat Celcius) untuk mensimulasikan kondisi di Mars. Agar motor roket dapat bertahan dari dingin yang ekstrem, tim harus melengkapinya dengan nosel bola yang terperangkap dengan garis pemisah supersonik sebagai lawan dari nosel motor roket padat gimball biasa, yang tidak dirancang untuk iklim Mars.

Nosel adalah tabung berbentuk khusus yang mengalirkan gas panas, dan digunakan sebagai bagian dari mesin roket untuk menghasilkan daya dorong dengan mempercepat pembuangan panas.

Selama pengujian, nosel splitline supersonik mencapai tingkat kesiapan teknologi keenam dari sembilan berdasarkan skala yang dikembangkan oleh NASA. Desain nosel baru masih akan menjalani lebih banyak pengujian untuk, memastikannya dapat menangani guncangan dan getaran intens saat peluncuran.

Dengan pengujian baru saja dilakukan, sampel Mars diharapkan tiba di Bumi pada awal 2030-an, meskipun misi tersebut berada di bawah pengawasan setelah melampaui anggaran dan menghadapi kemungkinan penundaan.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah Muharram, Harian, Tasua dan Asyura
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Berita Terkini
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Infografis
Jepang Uji Coba 4 Hari...
Jepang Uji Coba 4 Hari Kerja untuk Ubah Stigma Negara Pekerja Keras
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved