Tanaman Mirip Pantat Bayi Ditemukan di Afrika Selatan
Selasa, 15 Agustus 2023 - 11:43 WIB
loading...
A
A
A
"Banyak sukulen yang berubah warna dari hijau menjadi kemerahan dan biasanya merupakan respons terhadap stres baik oleh air maupun cahaya," kata Paul Rees, manajer pembibitan di Royal Botanic Gardens, Kew, di London, kepada Live Science.
"Jika tanaman menerima terlalu banyak cahaya, mereka memerah untuk membantu melindunginya dari sengatan matahari. Juga, jika kekurangan air untuk jangka waktu yang lama, mereka dapat memerah untuk membantu mereka mengatasi tekanan air."
Gibbaeum heathii adalah endemik Klein Karoo di provinsi Western Cape Afrika Selatan, di mana mereka tumbuh di antara batu kuarsit. Batu yang memantulkan panas hingga menciptakan iklim yang lebih sejuk untuk tanaman.
Klein (atau Little) Karoo adalah lembah selebar 40 hingga 60 kilometer dengan panjang 350 km. Dikelilingi oleh pegunungan dan, akibatnya, memiliki sedikit curah hujan tahunan.
"Jika tanaman menerima terlalu banyak cahaya, mereka memerah untuk membantu melindunginya dari sengatan matahari. Juga, jika kekurangan air untuk jangka waktu yang lama, mereka dapat memerah untuk membantu mereka mengatasi tekanan air."
Gibbaeum heathii adalah endemik Klein Karoo di provinsi Western Cape Afrika Selatan, di mana mereka tumbuh di antara batu kuarsit. Batu yang memantulkan panas hingga menciptakan iklim yang lebih sejuk untuk tanaman.
Klein (atau Little) Karoo adalah lembah selebar 40 hingga 60 kilometer dengan panjang 350 km. Dikelilingi oleh pegunungan dan, akibatnya, memiliki sedikit curah hujan tahunan.
(wbs)
Lihat Juga :