Temuan Baru, Ilmuwan Ungkap Bakteri Pendeteksi Tumor di DNA
Senin, 14 Agustus 2023 - 23:00 WIB
loading...
A
A
A
Acinetobacter baylyi diteliti dengan teknologi CRISPR untuk mendeteksi transfer mutasi gen DNA KRAS yang banyak mempengaruhi pertumbuhan sel kanker usus.
Jenis sel ini terkenal resisten terhadap jenis obat antibiotik tertentu. Para peneliti kemudian menemukan bahwa jika bakteri juga menjadi resisten terhadap obat, maka disitulah letak sumber kanker berada.
Baca Juga: Ekstrak Teh Hijau Diklaim Berkhasiat Atasi Sel Kanker
"Awalnya kita belum yakin jika bakteri mampu menjadi sensor kanker untuk DNA mamalia. Dalam perkembangannya, lesi pra-kanker dan kanker pencernaan bereaksi terhadap kehadiran bakteri. Hal ini pun menjadi sebuah temuan yang sangat menarik," kata salah satu peneliti sekaligus profesor UC San Diego School of Biological Sciences and Jacobs School of Engineering, Jeff Hasty.
DNA tumor dikenal cepat menyebar ke organ tubuh makhluk hidup. Jenis DNA ini dianalisa sulit terdekteksi. Melalui teknologi CATCH, DNA yang dites bersifat mengambang dan dipadukan dengan hasil lab DNA pra kanker pada manusia.
Jenis sel ini terkenal resisten terhadap jenis obat antibiotik tertentu. Para peneliti kemudian menemukan bahwa jika bakteri juga menjadi resisten terhadap obat, maka disitulah letak sumber kanker berada.
Baca Juga: Ekstrak Teh Hijau Diklaim Berkhasiat Atasi Sel Kanker
"Awalnya kita belum yakin jika bakteri mampu menjadi sensor kanker untuk DNA mamalia. Dalam perkembangannya, lesi pra-kanker dan kanker pencernaan bereaksi terhadap kehadiran bakteri. Hal ini pun menjadi sebuah temuan yang sangat menarik," kata salah satu peneliti sekaligus profesor UC San Diego School of Biological Sciences and Jacobs School of Engineering, Jeff Hasty.
DNA tumor dikenal cepat menyebar ke organ tubuh makhluk hidup. Jenis DNA ini dianalisa sulit terdekteksi. Melalui teknologi CATCH, DNA yang dites bersifat mengambang dan dipadukan dengan hasil lab DNA pra kanker pada manusia.
(msf)
Lihat Juga :