4 Senjata TNI AL Buatan PT Pindad, Nomor Terakhir Efektif untuk Pertempuran Jarak Dekat

Sabtu, 12 Agustus 2023 - 16:12 WIB
loading...
4 Senjata TNI AL Buatan...
Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Direktur Utama PT Pindad Abraham Mose mengamati senapan untuk Korps Marinir TNI AL. Foto/Pindad
A A A
BANDUNG - Ada sejumlah senjata andalan TNI Angkatan Laut (AL) Republik Indonesia merupakan buatan PT Pindad. Senjata buatan PT Pindad dikenal memiliki akurasi baik dan daya tahan yang cocok untuk personel TNI AL .

Beberapa senjata buatan PT Pindad yang digunakan personel TNI AL, di antaranya senapan laras panjang, senapan serbu, senjata pelontar granat, dan senapan metraliur. Berikut 4 senjata andalan TNI AL buatan PT Pindad yang dirangkum SINDOnews dari laman resminya, Sabtu (12/8/2023)

1. Senapan SS1-M2

4 Senjata TNI AL Buatan PT Pindad, Nomor Terakhir Efektif untuk Pertempuran Jarak Dekat


Senapan SS1-M2 dibuat secara khusus untuk memenuhi kebutuhan satuan Marinir di kalangan TNI-AL. Istilah atau kode huruf M berangkat dari kata Marinized, menunjukkan senapan ini dirancang khusus untuk operasi marinir.

Baca juga; Keren, Ini Kelebihan Senapan Pindad SS1 Senjata Serbu Andalan Paspampres

Senapan SS1-M2 menggunakan rancangan dasar dari senapan SS1-V2. Pengembangan senapan SS1-M2 dilakukan dengan memberikan coating khusus agar tahan terhadap karat sehingga dapat dioperasikan secara penuh di wilayah laut dan perairan.

2. Senapan SS2-V4

4 Senjata TNI AL Buatan PT Pindad, Nomor Terakhir Efektif untuk Pertempuran Jarak Dekat


Dikembangkan berdasarkan model SS1, senapan SS2-V4 memliki peningkatan performa, daya tembak, akurasi, dan kemudahan pengoperasian. Panjang laras SS2-V4 adalah 500 mm dengan sistem kerja gas operated dan 2 mode penembakan, yaitu semi otomatis dan otomatis penuh.

Senapan SS2-V4 dapat menembakkan 720-820 butir peluru per menit dengan jarak tembak efektif hingga 600 meter. Alat bidik standar pada SS2-V4 adalah alat bidik mekanik, pisir, dan pejera yang dapat diatur serta memiliki kapasitas magasen 30 butir peluru.

Baca juga; Pindad dan Perusahaan Asal UEA Kolaborasi Bikin Senjata Serbu hingga Senapan Mesin

3. Pelontar Granat SPG-1A

4 Senjata TNI AL Buatan PT Pindad, Nomor Terakhir Efektif untuk Pertempuran Jarak Dekat


Senjata pelontar granat SPG-1A kaliber 40 mm ini memiliki panjang laras 305 mm. Pelontar granat SPG-1A kompatibel untuk dapat dipasang pada senapan serbu SS2-V4.

Sistem operasional tembak SPG1-V4 adalah brake open, single shot dengan jarak tembak maksimal 350 m dan kecepatan awal 75 m/detik. Munisi yang kompatibel dengan SPG1-V4 antara lain Practice HE (High Explosive), HEDP (High Explosive Dual Purpose), Illum, Tear Gas dan Baton.

4. Senapan Metraliur PM-3

4 Senjata TNI AL Buatan PT Pindad, Nomor Terakhir Efektif untuk Pertempuran Jarak Dekat


Senapan metraliur (Sub Machine Gun) PM-3 merupakan senapan dengan mode penembakan semi otomatis dan otomatis penuh berkaliber 9x19 mm. Dengan ukuran yang ringkas yaitu 720 mm pada posisi standar serta 494 mm pada posisi terlipat, PM-3 merupakan senjata yang didesain untuk pertempuran jarak dekat.

Baca juga; Spesifikasi Senapan Mesin SM-5 Pindad, Mampu Muntahkan 400 Peluru per Menit

Jarak tembak efektif senapan PM-3 adalah 75 meter dengan kecepatan tembak 750-850 butir peluru/menit dan kecepatan awal penembakan 380 meter/detik. Alat bidik standar pada PM-3 adalah alat bidik mekanik, pisir, dan pejera yang dapat diatur serta memiliki kapasistas magasen 30 butir peluru.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rudal DF-61 Buatan China...
Rudal DF-61 Buatan China Siap Merobek Langit
Pesawat Siluman J-35...
Pesawat Siluman J-35 buatan China dapat Ubah Teknologi Militer Dunia
AS dan israel Gunakan...
AS dan israel Gunakan Senjata Canggih Ini saat Membunuh Ayatollah Ali Kharmeni
Ini Teknologi Rudal...
Ini Teknologi Rudal Iran yang Bikin Donald Trump dan Netanyahu Gelisah
Riset Temukan 95 Persen...
Riset Temukan 95 Persen AI Siap Gunakan Senjata Nuklir dalam Berperang
Anthropic Ditekan Pentagon...
Anthropic Ditekan Pentagon untuk Cabut Pembatasan Penggunaan AI dalam Operasi Militer
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Kabar Duka, Mantan KSAL...
Kabar Duka, Mantan KSAL Laksamana TNI Purn Achmad Sutjipto Meninggal Dunia
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
Rekomendasi
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah, Total Rp4,8 M
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup A Piala Dunia 2026: Meksiko dan Afsel ke Babak 32 Besar
Sering Dibully karena...
Sering Dibully karena Kondisi Fisiknya, Debi Ceper Mengaku Tak Pernah Sakit Hati
Berita Terkini
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Infografis
Antasena, Tank Boat...
Antasena, Tank Boat Canggih untuk TNI AD Buatan Pindad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved