Spesifikasi K239 Chunmoo, Sistem Roket Luncur Multi Kaliber Korea Selatan

Minggu, 06 Agustus 2023 - 19:16 WIB
loading...
Spesifikasi K239 Chunmoo,...
K239 K-MLRS atau yang biasa disebut Chunmoo adalah sistem peluncuran roket multi-kaliber yang dirancang dan diproduksi oleh Perusahaan Hanwha Corporation Korea Selatan. Foto/Army Technology
A A A
SEOUL - K239 K-MLRS atau yang biasa disebut Chunmoo adalah sistem peluncuran roket multi-kaliber yang dirancang dan diproduksi oleh Perusahaan Hanwha Corporation Korea Selatan. Chunmoo adalah senjata artileri generasi baru yang mampu menembakkan berbagai kaliber roket.

Chunmoo adalah peluncur roket ganda beroda yang mampu menembakkan berbagai roket artileri berpemandu atau tidak berpemandu. Korea Selatan mengembangkan Chunmoo untuk melawan artileri jarak jauh Korea Utara secara efektif dan meningkatkan kemampuan pertahanan.

Dikutip dari laman Army Technology, Sabtu (6/8/2023), pemerintah Korea Selatan memberikan kontrak pengembangan Chunmoo kepada Hanwha pada 2009 senilai USD112,8 juta dan selesai pada 2013. Sistem senjata ini mulai dioperasikan Angkatan Darat Korea Selatan (ROK) pada 2014.

Baca juga; Setelah Tank dan Howitzer, Polandia Borong 288 Peluncur Roket dari Korsel

Spesifikasi K239 Chunmoo
Spesifikasi K239 Chunmoo, Sistem Roket Luncur Multi Kaliber Korea Selatan


1. Desain dan Fitur

Sistem peluncur senjata Chunmoo dibangun berdasarkan sasis truk Hanwha 8×8, memiliki panjang 9 meter, lebar 2,5 meter, dan tinggi 3 meter. Chunmoo memiliki berat tempur 25 ton dan dioperasikan tiga awak.

Baterai Angkatan Darat Korea Selatan Chunmoo biasanya terdiri dari 18 kendaraan dan menggunakan kendaraan tempur infanteri K200A1 sebagai kendaraan komando. Sedangkan K239 Chunmoo versi Polandia dipasang di truk Jelcz dengan sistem pengendalian tembakan otomatis TOPAZ yang dibangun oleh WB Electronics.

2. Persenjataan

Chunmoo dilengkapi dua peluncur roket yang mampu menampung berbagai jenis roket kaliber 130 mm/227 mm/239 mm. Setiap kontainer rudal dapat menampung 20 roket tak berpemandu 130 mm K33 dengan jangkauan sekitar 30 km.

Bisa juga diisi enam roket tak berpemandu 227 mm dengan jangkauan 45 km, dua roket berpemandu 400 mm dengan jangkauan melebihi 200 km, enam roket berpemandu 239 mm sepanjang 13 kaki dengan jangkauan 80 km atau lebih.

Baca juga; Begini Keganasan Serangan Bom Termobarik TOS-1A Rusia, Dampak Kerusakannya Bikin Ngeri

Bisa juga menembakkan satu rudal balistik 600 mm dengan jangkauan sekitar 290 km. Termasuk roket 239 mm dipandu oleh global positioning system/inertial navigation system (GPS/INS). Chunmoo dapat dimuat dengan dua jenis pod roket sekaligus dan kontainer modular dapat dimuat ulang dalam waktu lima hingga sepuluh menit.

3. Kontrol Tembakan

Chunmoo dilengkapi dengan fire control system (FCS) terkomputerisasi yang mampu menembak langsung dan tidak langsung. Berdasarkan sasis 4×4, FCS memberikan akurasi tembakan yang ditingkatkan.

4. Fitur Perlindungan

Kendaraan itu memiliki kabin lapis baja yang melindungi anggota awak dari tembakan senjata ringan dan pecahan peluru artileri. Termasuk fitur keselamatan yang untuk memberikan perlindungan terhadap risiko nuklir, biologi dan kimia (NBC).

Baca juga; 4 Peluncur Granat (RPG) Terbaik Buatan Rusia, Mampu Hancurkan Kendaraaan Lapis Baja

5. Mesin dan Mobilitas

Chunmoo ditenagai oleh mesin diesel 400 tenaga kuda dan dapat mencapai kecepatan maksimum 90 km/jam di jalan raya dan memiliki daya jelajah 800 km. Kendaraan ini dapat melintasi parit selebar 1,4 meter dan mengarungi kedalaman maksimum 1,2 meter.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Rudal DF-61 Buatan China...
Rudal DF-61 Buatan China Siap Merobek Langit
Pesawat Siluman J-35...
Pesawat Siluman J-35 buatan China dapat Ubah Teknologi Militer Dunia
AS dan israel Gunakan...
AS dan israel Gunakan Senjata Canggih Ini saat Membunuh Ayatollah Ali Kharmeni
Ini Teknologi Rudal...
Ini Teknologi Rudal Iran yang Bikin Donald Trump dan Netanyahu Gelisah
Riset Temukan 95 Persen...
Riset Temukan 95 Persen AI Siap Gunakan Senjata Nuklir dalam Berperang
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Rekomendasi
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
3 Karyawan Percetakan...
3 Karyawan Percetakan Disekap, 2 Pelaku Ditangkap
Berita Terkini
Inilah Alasan XLSMART...
Inilah Alasan XLSMART Tanam Ratusan Menara 5G di IKN
Era Baru Gim Blockbuster:...
Era Baru Gim Blockbuster: GTA VI Cetak Rekor Global, Indonesia Ikut Demam
Seratus Tahun Sekali:...
Seratus Tahun Sekali: Krisis Chip Memory Bikin MacBook hingga iPad Naik Harga, iPhone Berikutnya?
Rumah Pintar yang Dengarkan...
Rumah Pintar yang Dengarkan Penghuni, Bukan Sekadar Produk Cerdas
Siapa yang Akan Menguasai...
Siapa yang Akan Menguasai Pasar AI Indonesia Senilai 10,9 Miliar?
Tiga Raja HP Konser...
Tiga Raja HP Konser Diadu: Samsung, Oppo, vivo Bertarung di Panggung Feast dan Hindia
Infografis
3 Jenderal TNI Asli...
3 Jenderal TNI Asli Makassar Berkarier Moncer, Harumkan Sulawesi Selatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved