8 Destinasi Wisata Menarik di Mars yang Bisa Dijelajahi di Masa Depan
Kamis, 03 Agustus 2023 - 12:11 WIB
loading...
A
A
A
3. Lembah Marineris
![8 Destinasi Wisata Menarik di Mars yang Bisa Dijelajahi di Masa Depan]()
Keindahan Mars tak hanya didominasi deretan gunung api. Planet ini juga memiliki lembah raksasa. Di antaranya lembah Marineris dengan panjang sekira 3.000 Km, menurut NASA. Ukuran lembah Marineris ini sekitar empat kali Grand Canyon, yang memiliki panjang sekitar 800 Km.
4. Kutub Utara dan Selatan di Mars
![8 Destinasi Wisata Menarik di Mars yang Bisa Dijelajahi di Masa Depan]()
Mirip Bumi, planet Mars memiliki dua wilayah es di kutubnya, dengan komposisi yang berbeda. Selama musim dingin, menurut NASA, suhu di dekat kutub utara dan selatan sangat dingin sehingga karbon dioksida mengembun dari atmosfer menjadi es, di permukaan.
Baca Juga: Rutin Dikunjungi Manusia, Mars Dipenuhi Sampah
Sementara pada musim panas sebaliknya, ketika karbon dioksida menyublim kembali ke atmosfer. Karbon dioksida benar-benar menghilang di belahan bumi utara, meninggalkan lapisan es air. Tetapi beberapa es karbon dioksida tetap berada di atmosfer selatan. Semua pergerakan es ini berdampak besar pada iklim Mars, menghasilkan angin dan efek lainnya.
5. Kawah Gale dan Gunung Sharp (Aeolis Mons)
![8 Destinasi Wisata Menarik di Mars yang Bisa Dijelajahi di Masa Depan]()
Kawah Gale menyimpan bukti keberadaan air pada masa lalu berdasarkan hasil observasi tim penjelajah pada 2012.
Penjelajahan kemudian difokuskan pada gunung berapi di dekatnya, yaitu Gunung Sharp (Aeolis Mons). Hasilnya, pada 2018 ditemukan molekul organik kompleks di wilayah tersebut, dalam batuan berusia 3,5 miliar tahun.
Bersamaan dengan hasil organik, para peneliti mengumumkan, juga menemukan konsentrasi metana di atmosfer berubah selama musim. Metana adalah unsur yang dapat diproduksi oleh mikroba, serta fenomena geologis, jadi tidak jelas apakah itu tanda kehidupan.
6. Medusae Fossae

Keindahan Mars tak hanya didominasi deretan gunung api. Planet ini juga memiliki lembah raksasa. Di antaranya lembah Marineris dengan panjang sekira 3.000 Km, menurut NASA. Ukuran lembah Marineris ini sekitar empat kali Grand Canyon, yang memiliki panjang sekitar 800 Km.
4. Kutub Utara dan Selatan di Mars

Mirip Bumi, planet Mars memiliki dua wilayah es di kutubnya, dengan komposisi yang berbeda. Selama musim dingin, menurut NASA, suhu di dekat kutub utara dan selatan sangat dingin sehingga karbon dioksida mengembun dari atmosfer menjadi es, di permukaan.
Baca Juga: Rutin Dikunjungi Manusia, Mars Dipenuhi Sampah
Sementara pada musim panas sebaliknya, ketika karbon dioksida menyublim kembali ke atmosfer. Karbon dioksida benar-benar menghilang di belahan bumi utara, meninggalkan lapisan es air. Tetapi beberapa es karbon dioksida tetap berada di atmosfer selatan. Semua pergerakan es ini berdampak besar pada iklim Mars, menghasilkan angin dan efek lainnya.
5. Kawah Gale dan Gunung Sharp (Aeolis Mons)

Kawah Gale menyimpan bukti keberadaan air pada masa lalu berdasarkan hasil observasi tim penjelajah pada 2012.
Penjelajahan kemudian difokuskan pada gunung berapi di dekatnya, yaitu Gunung Sharp (Aeolis Mons). Hasilnya, pada 2018 ditemukan molekul organik kompleks di wilayah tersebut, dalam batuan berusia 3,5 miliar tahun.
Bersamaan dengan hasil organik, para peneliti mengumumkan, juga menemukan konsentrasi metana di atmosfer berubah selama musim. Metana adalah unsur yang dapat diproduksi oleh mikroba, serta fenomena geologis, jadi tidak jelas apakah itu tanda kehidupan.
6. Medusae Fossae
Lihat Juga :