Pesawat Luar Angkasa Legendaris Voyager 2 Menghilang, Upaya Pencarian NASA Mulai Membuahkan Hasil
Rabu, 02 Agustus 2023 - 16:37 WIB
loading...
Pesawat luar angkasa Voyager 2 hilang sejak 21 Juli 2023 lalu. (Foto: NASA/JPL-Caltech)
A
A
A
JAKARTA - Upaya pencarian pesawat luar angkasa legendaris Voyager 2 yang menghilang sejak 21 Juli 2023 lalu, mulai membuahkan hasil.
Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat atau National Aeronautics and Space Administration ( NASA ) memastikan Voyager 2 masih mengirimkan sinyal ke Bumi, setelah memaksimalkan antena-antena DSN yang dimiliki secara bersamaan.
"Sinyalnya terlalu redup untuk data yang akan diekstrak, tetapi pendeteksian menegaskan bahwa pesawat ruang angkasa masih beroperasi," tulis NASA, Rabu (2/8/2023).
Setelah pesawat berhasil dideteksi, NASA berupaya mengembalikan Voyager 2 ke lintasan yang diharapkan. Mereka juga berupaya mengirimkan kode perintah yang bisa diterima Voyager 2 agar bisa mengarahkan antenanya ke Bumi.
NASA mengatakan upaya ini mungkin tidak berhasil. Hanya saja jika hal itu tidak berhasil, maka secara otomatis Voyager 2 akan melakukan orientasi ulang atau reset pada 15 Oktober 2023.
Baca Juga: Gunakan Data Voyager 2, Ilmuwan Deteksi Ada Lautan di 4 Bulan Uranus
Sejak pertama kali terbang ke luar angkasa pada 1977, baru kali ini NASA kehilangan jejak Voyager 2. Dalam situs resmi NASA disebutkan hilangnya Voyager 2 diketahui terjadi pada 21 Juli 2023 lalu. Tiba-tiba Voyager 2 tidak bisa menerima perintah atau mengirim kembali data ke antena radio raksasa yang dimiliki NASA.
"Voyager 2 terletak lebih dari 19,9 miliar kilometer dari Bumi. Perubahan yang terjadi telah menggangu komunikasi antara Voyager 2 dan antena darat Deep Space Networtk (DSN) NASA," tulis NASA.
NASA memang pantas kelimpungan saat Voyager 2 tiba-tiba menghilang. Pasalnya sejak berada di luar angkasa pada 1977 lalu, Voyager 2 telah menghasilkan banyak data penting akan keberadaan luar angkasa .
Baca Juga: Perkuat Ramalan Jayabaya, The Voyager Sebut 2023 Kiamat Akan Dimulai dari Belanda
Voyager 2 diyakini merupakan satu-satunya pesawat luar angkasa yang berhasil menyelesaikan Planetary Grand Tour yakni mengunjungi sekaligus Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Keberhasilan mengunjungi semua planet luar membuat Voyager 2 disebut sebagai wahana penjelajah ruang angkasa paling produktif.
Tidak heran jika NASA berupaya keras menemukan kembali Voyager 2.
Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat atau National Aeronautics and Space Administration ( NASA ) memastikan Voyager 2 masih mengirimkan sinyal ke Bumi, setelah memaksimalkan antena-antena DSN yang dimiliki secara bersamaan.
"Sinyalnya terlalu redup untuk data yang akan diekstrak, tetapi pendeteksian menegaskan bahwa pesawat ruang angkasa masih beroperasi," tulis NASA, Rabu (2/8/2023).
Setelah pesawat berhasil dideteksi, NASA berupaya mengembalikan Voyager 2 ke lintasan yang diharapkan. Mereka juga berupaya mengirimkan kode perintah yang bisa diterima Voyager 2 agar bisa mengarahkan antenanya ke Bumi.
NASA mengatakan upaya ini mungkin tidak berhasil. Hanya saja jika hal itu tidak berhasil, maka secara otomatis Voyager 2 akan melakukan orientasi ulang atau reset pada 15 Oktober 2023.
Baca Juga: Gunakan Data Voyager 2, Ilmuwan Deteksi Ada Lautan di 4 Bulan Uranus
Sejak pertama kali terbang ke luar angkasa pada 1977, baru kali ini NASA kehilangan jejak Voyager 2. Dalam situs resmi NASA disebutkan hilangnya Voyager 2 diketahui terjadi pada 21 Juli 2023 lalu. Tiba-tiba Voyager 2 tidak bisa menerima perintah atau mengirim kembali data ke antena radio raksasa yang dimiliki NASA.
"Voyager 2 terletak lebih dari 19,9 miliar kilometer dari Bumi. Perubahan yang terjadi telah menggangu komunikasi antara Voyager 2 dan antena darat Deep Space Networtk (DSN) NASA," tulis NASA.
NASA memang pantas kelimpungan saat Voyager 2 tiba-tiba menghilang. Pasalnya sejak berada di luar angkasa pada 1977 lalu, Voyager 2 telah menghasilkan banyak data penting akan keberadaan luar angkasa .
Baca Juga: Perkuat Ramalan Jayabaya, The Voyager Sebut 2023 Kiamat Akan Dimulai dari Belanda
Voyager 2 diyakini merupakan satu-satunya pesawat luar angkasa yang berhasil menyelesaikan Planetary Grand Tour yakni mengunjungi sekaligus Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Keberhasilan mengunjungi semua planet luar membuat Voyager 2 disebut sebagai wahana penjelajah ruang angkasa paling produktif.
Tidak heran jika NASA berupaya keras menemukan kembali Voyager 2.
(msf)
Lihat Juga :