Kebangkitan dan Kejatuhan Threads, Meta Perlu Berjuang Menjaga Pengguna Tetap Betah

Sabtu, 29 Juli 2023 - 10:19 WIB
loading...
Kebangkitan dan Kejatuhan...
CEO Meta Mark Zuckerberg baru-baru ini mengumumkan bahwa platform media sosial baru miliknya, Threads, mengalami penurunan pengguna yang signifikan. Foto/Readwrite
A A A
MENLO PARK - CEO Meta Mark Zuckerberg baru-baru ini mengumumkan bahwa platform media sosial baru miliknya, Threads, mengalami penurunan pengguna yang signifikan. Padahal dalam beberapa hari setelah peluncurannya, Threads mengumpulkan lebih dari 100 juta pengguna, tetapi jumlah itu terus merosot.

Dalam panggilan telepon dengan karyawan, Zuckerberg mengakui bahwa tingkat retensinya tidak memuaskan. Dia pun menyatakan harapannya untuk melakukan perbaikan dengan menambah fitur-fitur baru ke aplikasi.

“Jelas, jika Anda memiliki lebih dari 100 juta orang yang mendaftar, idealnya akan luar biasa jika mereka semua atau bahkan setengah dari mereka bertahan. Kami belum sampai," kata Zuckerberg kepada karyawan, menurut Reuters, yang mendengarkan ke audio acara tersebut.

Baca juga; Pengguna Threads Sentuh Angka 100 Juta dalam Waktu 5 Hari

Saat Threads pertama kali diluncurkan, dengan cepat mendapatkan daya tarik dan menarik jutaan pengguna. Namun, platform tersebut menghadapi kritik karena fungsinya yang terbatas. Pengguna merasa aplikasi tersebut kurang fitur, yang menghambat kemampuannya untuk bersaing dengan raksasa media sosial yang sudah mapan seperti Twitter.

Data perusahaan analisis web SimilarWeb menunjukkan bahwa Threads mungkin telah kehilangan lebih dari separuh pengguna aktifnya. Pengguna aktif harian untuk Threads di Android turun dari 49 juta pada 7 Juli menjadi 23,6 juta pada 14 Juli, dan kemudian menjadi 12,6 juta pada 23 Juli 2023.

“Threads lepas landas seperti roket, dengan keterkaitannya dengan Instagram sebagai pendorong. Namun, Threads perlu mengisi fitur yang hilang dan menambahkan beberapa fitur baru dan unik jika ingin menjadikan aplikasi yang biasa digunakan sehari-hari,” tulis SimilarWeb dikutip dari laman arstechnica, Sabtu (29/7/2023).

Menyadari perlunya peningkatan, Meta telah bekerja dengan rajin untuk mengatasi masalah ini. Untuk mengatasi keterbatasan Threads, Meta telah memperkenalkan beberapa fitur baru untuk meningkatkan pengalaman pengguna.

Baca juga; Begini Cara Gabung ke Threads, Medsos Baru Buatan Meta

Penambahan umpan "following" dan "for you " yang terpisah memungkinkan pengguna menyesuaikan konsumsi konten mereka. Selain itu, perusahaan telah memperluas kemampuan terjemahan bahasa, sehingga memudahkan pengguna untuk berinteraksi dengan postingan dalam berbagai bahasa.

Chief Product Officer Meta, Chris Cox, telah menekankan pentingnya penerapan "retention-driving hooks". Fitur-fitur ini dirancang untuk menarik pengguna agar kembali ke platform secara teratur. Misalnya, salah satu pengait tersebut adalah integrasi Threads dengan Instagram.

Pengguna harus memiliki akun Instagram untuk mendaftar ke Threads, dan koneksi ini diharapkan dapat mendorong interaksi di kedua platform. Sambil berfokus pada Threads, Meta juga melakukan investasi yang signifikan dalam pengembangan Metaverse, sebuah dunia realitas virtual.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Hacker Gunakan Asisten...
Hacker Gunakan Asisten AI Meta Mengambil Kendali Akun Instagram
Menkomdigi: Meta Patuh...
Menkomdigi: Meta Patuh terhadap PP Tunas, Google Dapat Surat Teguran
PP Tunas Tak Dipatuhi,...
PP Tunas Tak Dipatuhi, Google dan Meta Dipanggil Komdigi
Pimpin Sidak Kantor...
Pimpin Sidak Kantor Meta, Menkomdigi Beri Ultimatum atas Pembiaran Konten Disinformasi
Rekomendasi
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Belanda Pesta Gol, Swedia...
Belanda Pesta Gol, Swedia Dibantai 5-1 di Houston
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Berita Terkini
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Memodernisasikan Pertahanan...
Memodernisasikan Pertahanan Maritim, Indonesia Berpotensi Kembangkan Teknologi Kapal Laut
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved