Lubang Hitam Supermasif Semburkan Energi Jet Tinggi ke Arah Bumi
Rabu, 26 Juli 2023 - 11:32 WIB
loading...
A
A
A
Selama manuver ini, pengukuran radiasi elektromagnetik dalam bentuk cahaya optik, inframerah, dan radio tidak menunjukkan efek pada stabilitas dan struktur energi jet, bahkan ketika emisi sinar-X berubah. Ini menyiratkan gelombang kejut yang berjalan di sepanjang medan magnet bengkok dari Markarian 421.
Baca juga; NASA Penasaran dengan Misteri Hilangnya Lubang Hitam
Petunjuk dari fenomena semacam itu pernah terlihat di jet blazar lain yang disaksikan oleh IXPE, yang disebut Markarian 501. Namun, temuan baru tim tersebut mewakili bukti yang lebih jelas bahwa medan magnet heliks memang berkontribusi pada gelombang kejut yang mempercepat partikel jet ke kecepatan relativistik.
Tim peneliti terus mempelajari Markarian 421 serta mengidentifikasi blazar lain untuk menemukan beberapa kejadian dengan kualitas serupa. “Berkat IXPE, ini adalah waktu yang menyenangkan untuk mempelajari jet astrofisika,” simpul Di Gesu. Hasil penelitian tim tersebut dipublikasikan pada Senin 17 Juli 2023 di jurnal Nature Astronomy.
Lubang hitam supermasif yang aktif ini dikelilingi oleh cakram materi yang berputar-putar atau disebut cakram akresi. Beberapa materi yang tidak mereka telan kemudian disalurkan ke kutub mereka, yang kemudian diledakkan dengan kecepatan mendekati cahaya, atau relativistik.
Baca juga; NASA Penasaran dengan Misteri Hilangnya Lubang Hitam
Petunjuk dari fenomena semacam itu pernah terlihat di jet blazar lain yang disaksikan oleh IXPE, yang disebut Markarian 501. Namun, temuan baru tim tersebut mewakili bukti yang lebih jelas bahwa medan magnet heliks memang berkontribusi pada gelombang kejut yang mempercepat partikel jet ke kecepatan relativistik.
Tim peneliti terus mempelajari Markarian 421 serta mengidentifikasi blazar lain untuk menemukan beberapa kejadian dengan kualitas serupa. “Berkat IXPE, ini adalah waktu yang menyenangkan untuk mempelajari jet astrofisika,” simpul Di Gesu. Hasil penelitian tim tersebut dipublikasikan pada Senin 17 Juli 2023 di jurnal Nature Astronomy.
Lubang hitam supermasif yang aktif ini dikelilingi oleh cakram materi yang berputar-putar atau disebut cakram akresi. Beberapa materi yang tidak mereka telan kemudian disalurkan ke kutub mereka, yang kemudian diledakkan dengan kecepatan mendekati cahaya, atau relativistik.
(wib)
Lihat Juga :