Fosil Berusia 5 Juta Tahun Ungkap 2 Spesies Baru Kucing Bertaring Belati di Afrika Selatan
Sabtu, 22 Juli 2023 - 20:58 WIB
loading...
Dua spesies baru kucing bertaring belati ditemukan para ilmuwan setelah mengungkap fosil berusia 5 juta tahun.Foto/iScience Jiangzuo/Live Science
A
A
A
CAPE TOWN - Dua spesies baru kucing bertaring belati ditemukan para ilmuwan setelah mengungkap fosil berusia 5 juta tahun. Dua spesies baru predator prasejarah ini diperkirakan hidup di Afrika Selatan sekitar 5,2 juta tahun yang lalu.
Para ilmuwan telah menemukan sisa-sisa dua spesies kucing bertaring tajam yang belum pernah terlihat sebelumnya. Penemuan tersebut telah mengubah pandangan para peneliti sebelumnya tentang sekelompok kucing prasejarah yang telah punah ini.
Dua spesies baru yang ditemukan, adalah Dinofelis werdelini dan Lokotunjailurus chimsamyae, yang fosilnya ditemukan dekat kota Langebaanweg di pantai barat Afrika Selatan. Kedua fosil spesies baru itu ditemukan bersamaan dengan tulang dua spesies kucing taring belati lain yang sudah diketahui, yaitu Adeilosmilus kabir dan Yoshi obscura.
Baca juga; Punya Gigi Taring Belati Besar, Bikin Bentuk Mata Marsupial Kuno Ini Jadi Aneh
Keempat spesies tersebut termasuk dalam subfamili Machairodontinae (taring belati), kelompok predator kucing yang telah punah mencakup sebagian besar spesies kucing bertaring tajam. Sebagian besar anggota subfamili ini memiliki ukuran yang setara dengan kebanyakan kucing besar (macan) yang hidup saat ini.
Dalam sebuah studi baru, yang diterbitkan 20 Juli di jurnal iScience, para peneliti menggambarkan sisa-sisa dari keempat spesies tersebut. Penemuan Dinofelis werdelini bukanlah kejutan bagi tim, karena spesies dari genus ini sebelumnya telah ditemukan di daerah tersebut dan di seluruh dunia, termasuk Eropa, Amerika Utara, dan China.
![Fosil Berusia 5 Juta Tahun Ungkap 2 Spesies Baru Kucing Bertaring Belati di Afrika Selatan]()
Namun, para peneliti terkejut menemukan Lokotunjailurus chimsamyae karena sampai saat ini anggota genus ini hanya pernah ditemukan di Kenya dan Chad. Penemuan baru ini menunjukkan bahwa mayoritas kucing bertaring tajam jauh tersebar luas daripada yang diperkirakan sebelumnya.
Para ilmuwan telah menemukan sisa-sisa dua spesies kucing bertaring tajam yang belum pernah terlihat sebelumnya. Penemuan tersebut telah mengubah pandangan para peneliti sebelumnya tentang sekelompok kucing prasejarah yang telah punah ini.
Dua spesies baru yang ditemukan, adalah Dinofelis werdelini dan Lokotunjailurus chimsamyae, yang fosilnya ditemukan dekat kota Langebaanweg di pantai barat Afrika Selatan. Kedua fosil spesies baru itu ditemukan bersamaan dengan tulang dua spesies kucing taring belati lain yang sudah diketahui, yaitu Adeilosmilus kabir dan Yoshi obscura.
Baca juga; Punya Gigi Taring Belati Besar, Bikin Bentuk Mata Marsupial Kuno Ini Jadi Aneh
Keempat spesies tersebut termasuk dalam subfamili Machairodontinae (taring belati), kelompok predator kucing yang telah punah mencakup sebagian besar spesies kucing bertaring tajam. Sebagian besar anggota subfamili ini memiliki ukuran yang setara dengan kebanyakan kucing besar (macan) yang hidup saat ini.
Dalam sebuah studi baru, yang diterbitkan 20 Juli di jurnal iScience, para peneliti menggambarkan sisa-sisa dari keempat spesies tersebut. Penemuan Dinofelis werdelini bukanlah kejutan bagi tim, karena spesies dari genus ini sebelumnya telah ditemukan di daerah tersebut dan di seluruh dunia, termasuk Eropa, Amerika Utara, dan China.

Namun, para peneliti terkejut menemukan Lokotunjailurus chimsamyae karena sampai saat ini anggota genus ini hanya pernah ditemukan di Kenya dan Chad. Penemuan baru ini menunjukkan bahwa mayoritas kucing bertaring tajam jauh tersebar luas daripada yang diperkirakan sebelumnya.
Lihat Juga :