Gunakan Transplantasi Sel Punca, Inilah Orang Keenam yang Sembuh Total dari HIV
Jum'at, 21 Juli 2023 - 07:42 WIB
loading...
A
A
A
"Setelah transplantasi tulang sumsum dilakukan, dokter menyuruhnya untuk menghentikan penggunaan antiretroviral pada 2021," terang Euronews.
Menariknya meski sudah tidak menggunakan antiretroviral untuk menekan HIV, Pasien Jenewa justru mengalami perkembangan yang positif. Virus HIV yang ada padanya justru ttidak berkembang.
Hal itu jauh berbeda dibanding lima orang pasien sebelumnya yang kembali mengidap HIV ketika menghentikan penggunaan antiretroviral. Padahal saat itu setelah operasi stem cell kelima pasien sempat dinyatakan bebas HIV.
Hanya saja para peneliti memang masih belum yakin betul HIV tidak akan kembali pada Pasien Jenewa. Asier Saez-Cirion, peneliti dari Pasteur Institute, Prancis mengatakan perlu masa tunggu selama 12 bulan ke depan untuk benar-benar memastikan Pasien Jenewa telah bebas dari HIV tanpa konsumsi antiretroviral.
Menurutnya Pasien Jenewa bisa bebas dari HIV karena transplantasi yang dijalani menghilangkan semua sel yang terinfeksi tanpa memerlukan mutasi. "Mungkin pengobatan imunosupresif yang dijalani setelah transplantasi berperan besar," ucapnya.
Menariknya meski sudah tidak menggunakan antiretroviral untuk menekan HIV, Pasien Jenewa justru mengalami perkembangan yang positif. Virus HIV yang ada padanya justru ttidak berkembang.
Hal itu jauh berbeda dibanding lima orang pasien sebelumnya yang kembali mengidap HIV ketika menghentikan penggunaan antiretroviral. Padahal saat itu setelah operasi stem cell kelima pasien sempat dinyatakan bebas HIV.
Hanya saja para peneliti memang masih belum yakin betul HIV tidak akan kembali pada Pasien Jenewa. Asier Saez-Cirion, peneliti dari Pasteur Institute, Prancis mengatakan perlu masa tunggu selama 12 bulan ke depan untuk benar-benar memastikan Pasien Jenewa telah bebas dari HIV tanpa konsumsi antiretroviral.
Menurutnya Pasien Jenewa bisa bebas dari HIV karena transplantasi yang dijalani menghilangkan semua sel yang terinfeksi tanpa memerlukan mutasi. "Mungkin pengobatan imunosupresif yang dijalani setelah transplantasi berperan besar," ucapnya.
Lihat Juga :