Gunung Berapi Kuno Bawah Laut Ditemukan di Lepas Pantai Kanada, Jadi Habitat Ikan Langka
Rabu, 19 Juli 2023 - 06:48 WIB
loading...
Para ilmuwan menemukan gunung berapi bawah laut yang terletak hampir satu mil di bawah permukaan laut lepas pantai Pasifik Kanada. Foto/Live Science/NEPDEP
A
A
A
OTTAWA - Para ilmuwan menemukan gunung berapi bawah laut yang terletak hampir satu mil di bawah permukaan laut lepas pantai Pasifik Kanada. Gunung berapi kuno ini masih menyemburkan cairan panas sehingga lingkungan di sekitar hangat dan ideal untuk berkembang biak biota laut.
Sebelum ekspedisi, tim peneliti mengira gunung berapi tersebut telah punah dan perairan di sekitarnya sangat dingin. Namun, mereka menemukan gunung bawah air yang menjulang setinggi 1.100 meter di atas dasar laut, menyemburkan air hangat dan bertatahkan karang laut dalam .
Cairan panas dan kaya mineral membuat perairan di sekitarnya tetap hangat, memberikan kondisi ideal bagi beberapa makhluk laut untuk bertahan hidup di laut dalam. Para peneliti bahkan lebih terkejut melihat burung skate putih Pasifik (Bathyraja spinosissima) keluar masuk daun dan bertelur di puncak gunung, hampir 1,5 kilometer di bawah permukaan laut.
Baca juga; Gunung Berapi Bawah Laut Meletus, Tongatapu Disapu Gelombang Tsunami
“Ini adalah tempat yang sangat istimewa di atas tempat yang sangat istimewa,” kata Cherisse Du Preez, ahli biologi laut dalam Perikanan dan Lautan Kanada kepada Live Science yang dikutip SINDOnews, Rabu (19/7/2023).
Sebelum ekspedisi, tim peneliti mengira gunung berapi tersebut telah punah dan perairan di sekitarnya sangat dingin. Namun, mereka menemukan gunung bawah air yang menjulang setinggi 1.100 meter di atas dasar laut, menyemburkan air hangat dan bertatahkan karang laut dalam .
Cairan panas dan kaya mineral membuat perairan di sekitarnya tetap hangat, memberikan kondisi ideal bagi beberapa makhluk laut untuk bertahan hidup di laut dalam. Para peneliti bahkan lebih terkejut melihat burung skate putih Pasifik (Bathyraja spinosissima) keluar masuk daun dan bertelur di puncak gunung, hampir 1,5 kilometer di bawah permukaan laut.
Baca juga; Gunung Berapi Bawah Laut Meletus, Tongatapu Disapu Gelombang Tsunami
“Ini adalah tempat yang sangat istimewa di atas tempat yang sangat istimewa,” kata Cherisse Du Preez, ahli biologi laut dalam Perikanan dan Lautan Kanada kepada Live Science yang dikutip SINDOnews, Rabu (19/7/2023).
Lihat Juga :