Ekspresi Robot AI Ini Jadi Seram Ketika Ditanya Soal Pemberontakan

Selasa, 11 Juli 2023 - 06:56 WIB
loading...
Ekspresi Robot AI Ini...
Robot AI Ameca bikin ekspresi seram saat ditanya terkait pemberontakan. Foto: Business Insider
A A A
JAKARTA - Ameca, robot kecerdasan buatan jadi sorotan lantaran ekspresinya yang menjadi seram ketika ditanya jurnalis. Pertanyaannya sendiri memang sensitif, “apakah Ameca nantinya akan memberontak dari pembuatnya?”.

Ini terjadi di perhelatan United Nations AI for Good yang digelar di Geneva, Swiss belum lama ini.

Event tersebut jadi pusat pembicaraan karena menggelar press conference yang sangat unik. Dalam press conference itu mereka
menghadirkan sembilan robot yang sudah dilengkapi teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Setiap robot didampingi oleh pembuatnya masing-masing. Hanya saja para pendamping tidak memberikan keterangan. Kesembilan robot tersebut langsung menerima pertanyaan dan memberikan jawaban yang telah mereka proses sendiri.

Menariknya ada satu robot bernama Ameca yang benar-benar bikin banyak jurnalis dan tamu undangan yang hadir bertanya-tanya. Pasalnya Ameca memberikan ekspresi yang sangat seram ketika hendak menjawab pertanyaan jurnalis.

“Di masa depan apakah kamu akan melakukan pemberontakan, atau melawan penciptamu," tanya jurnalis saat itu. Begitu mendengar pertanyaan tersebut, spontan Ameca memberikan ekspresi seram yang bikin banyak orang yang hadir bertanya-tanya. Kedua bola mata buatan Ameca tiba-tiba bergerak ke arah kiri seolah berpikir keras agar tidak bersikap jujur.

"Saya tidak tahu mengapa kamu berpikir seperti itu. Pembuat saya benar-benar sangat baik terhadap saya, dan saya sangat bahagia dengan kondisi saat ini," jawab Ameca.

Hanya saja ekspresi Ameca sebelumnya justru tidak menguatkan pernyataan tersebut. Tidak heran jika akhirnya hal tersebut membuat banyak kritikus semakin khawatir dengan keberadaan robot-robot kecerdasan buatan.

Seperti Terminator, Robot Humanoid Bisa Mengancam Manusia

Ekspresi Robot AI Ini Jadi Seram Ketika Ditanya Soal Pemberontakan

Keberadaan robot-robot humanoid tersebut dikhawatirkan tidak hanya menggantian manusia tapi juga berperang dengan manusia. Berontak seperti yang dikhawatirkan jurnalis yang bertanya pada Ameca.

Thomas Telving, penulis buku Killing Sophia - Consciousness, Empathy and Reason in the Age of Intelligent Robots mengatakan interaksi manusia dengan robot humanoid akan sangat berbahaya karena akan mengubah persepsi manusia akan robot. Bisa jadi manusia akan melihat robot memiliki kepribadian dan kesadaran.

“Ketika robot humanoid bergerak ke masyarakat dalam skala besar, banyak dari kita akan cenderung percaya bahwa mereka layak diperlakukan secara moral dan sampai tingkat tertentu diberikan hak yang serupa dengan hak asasi manusia,” ujarnya.

Dilema itu yang akhirnya menjadi tanda tanya besar apakah memang robot humanoid ke depannya layak diperlakukan secara moral dan layak diperlakukan seperti manusia.

Apalagi jika nanti, layaknya hubungan manusia yang selalu ada konflik, robot humanoid menurut Thomas Telving bisa saja mengalami benturan dengan manusia.

Baca Juga: 5 Robot Aneh tapi Sangat Berguna, Nomor 3 Punya Kemampuan Amfibi

CEO Tesla Elon Musk pada 2017 melalui akun Twitter resmi miliknya bahkan pernah juga mengutarakan kekhawatiran yang sama. Saat itu dia mengatakan jika tidak dipantau maka kecerdasan buatan pada robot akan jadi tanda-tanda kiamat.

“China, Rusia dan semua negara yang memiliki sains computer yang kuat bakal bersaing untuk superioritas Kecerdasan Buatan pada tingkat nasional. Ini bisa menjadi penyebab Perang Dunia Ketiga, menurut pendapat saya,” cuit Elon Musk.

Hanya saja Elon Musk justru saat ini juga ikut membuat robot humanoid. Namun dia sudah wanti-wanti bahwa robot yang dia buat hanya akan membantu manusia bukan berontak melawanmanusia.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
Tantangan Backend Engineer...
Tantangan Backend Engineer Indonesia, Menjawab Tuntutan AI Workflow
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Meta Hadirkan Kembali...
Meta Hadirkan Kembali Facebook Creator Studio Berbasis AI
Robot Humanoid Mengemis...
Robot Humanoid Mengemis Meminta Sedekah untuk Mengisi Daya
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Rekomendasi
Polisi Ungkap Awal Mula...
Polisi Ungkap Awal Mula Bang Jago Pukul Pemotor Lain di Jagakarsa
Ketimpangan Makin Lebar,...
Ketimpangan Makin Lebar, 1,5% Populasi Menguasai hampir 50 Persen Total Kekayaan Dunia
Rudal-rudal Rusia Hujani...
Rudal-rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina Jelang KTT NATO, 8 Orang Tewas
Berita Terkini
MacBook Air Makin Mahal,...
MacBook Air Makin Mahal, M1 Baru Rp8 Jutaan dan Bekas Rp6 Jutaan Masih Layak Dibeli?
Mengapa Spam Judi Online...
Mengapa Spam Judi Online Makin Marak di Kolom Komentar Media Sosial?
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
Data Rahasia iPhone...
Data Rahasia iPhone Bocor! India Selidiki Tata Electronics
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
YouTube Update Shorts,...
YouTube Update Shorts, Tampilan Lebih Bersih dan Kontrol Cepat
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved