Ilmuwan Temukan Lubang Hitam Raksasa yang Tiba-Tiba Menyala
Jum'at, 07 Juli 2023 - 21:59 WIB
loading...
A
A
A
Tim berhipotesis bahwa gelombang dilepaskan selama tabrakan dua bintang mati padat yang dikenal sebagai bintang neutron, yang diketahui keluar dalam ledakan terang yang disebut ledakan kilonova. Riak dalam ruang-waktu memang mengarah ke objek terang.
Namun, tidak seperti kilonova, yang pertama kali tampak biru sebelum meredup menjadi merah selama beberapa hari. Titik di langit ini tetap cerah dan biru selama berbulan-bulan, bahkan jauh lebih lama dari ledakan bintang.
Pengamatan lanjutan dengan beberapa teleskop, termasuk Teleskop Luar Angkasa Hubble NASA dan Observatorium Neil Gehrels Swift, mengungkapkan bahwa objek misterius itu berbaris dengan pusat galaksi redup dan jauh. Ini menunjukkan bahwa itu bisa jadi lubang hitam supermasif, sangat mirip dengan yang ada di pusat Bima Sakti.
Baca juga; 5 Fakta Menarik Terkait Lubang Hitam, Sudah Tahu?
Setelah 10 bulan cerah, objek tersebut akhirnya mulai memudar lagi, membuktikan bahwa itu bukanlah galaksi, melainkan objek sementara yang mengalami ledakan energi tinggi yang intens. Menurut para peneliti jika J221951 memang lubang hitam supermasif, ledakan kecerahannya yang tiba-tiba memiliki dua kemungkinan.
Namun, tidak seperti kilonova, yang pertama kali tampak biru sebelum meredup menjadi merah selama beberapa hari. Titik di langit ini tetap cerah dan biru selama berbulan-bulan, bahkan jauh lebih lama dari ledakan bintang.
Pengamatan lanjutan dengan beberapa teleskop, termasuk Teleskop Luar Angkasa Hubble NASA dan Observatorium Neil Gehrels Swift, mengungkapkan bahwa objek misterius itu berbaris dengan pusat galaksi redup dan jauh. Ini menunjukkan bahwa itu bisa jadi lubang hitam supermasif, sangat mirip dengan yang ada di pusat Bima Sakti.
Baca juga; 5 Fakta Menarik Terkait Lubang Hitam, Sudah Tahu?
Setelah 10 bulan cerah, objek tersebut akhirnya mulai memudar lagi, membuktikan bahwa itu bukanlah galaksi, melainkan objek sementara yang mengalami ledakan energi tinggi yang intens. Menurut para peneliti jika J221951 memang lubang hitam supermasif, ledakan kecerahannya yang tiba-tiba memiliki dua kemungkinan.
Lihat Juga :