Barisan Aplikasi Android Berbahaya Terbaru yang Perlu Anda Hapus

Senin, 27 Juli 2020 - 09:03 WIB
loading...
Barisan Aplikasi Android...
Android jelas bukan hal yang baru bagi para pengguna handphone berbasis open source tersebut. Tampaknya pengguna semakin sulit untuk menghindari semua bahaya yang bersembunyi di Google Play, belum lagi toko aplikasi pihak ketiga dan metode tidak sah lainn
A A A
JAKARTA - Apakah Anda pernah terjebak membolak-balik puluhan halaman Play Store , bagian, dan kategori dalam mencari aplikasi dan game baru? Jika ya, maka Anda perlu mengambil sedikit waktu untuk membersihkan ponsel dari konten yang berpotensi berbahaya dan invasif. (Baca juga: Google Nyerah Hadapi Malware Joker, Dihapus Tetap Saja Mengancam )

Serangan malware Android jelas bukan hal yang baru bagi para pengguna handphone berbasis open source tersebut. Tampaknya pengguna semakin sulit untuk menghindari semua bahaya yang bersembunyi di Google Play, belum lagi toko aplikasi pihak ketiga dan metode tidak sah lainnya saat mengunduh barang seluler.

Ancaman Terbaru
Untuk kesekian kalinya dalam beberapa bulan terakhir, sekelompok peneliti keamanan telah menemukan dan secara ketat mendokumentasikan operasi Play Store yang jahat. Mereka merekomendasikan Anda untuk menghindari.

Laman Phone Arena menyebutkan, Google sendiri telah mem-boot 19 aplikasi yang dinyatakan bersalah atas perilaku penyisipan iklan yang merajalela. Juga penting bagi Anda melakukan ASAP yang sama.

Lagipula, Google Play tidak dapat melindungi Anda dari jenis perilaku ilegal itu setelah Anda mengunduhnya. Jadi Anda harus menemukan dan menghapusnya secara manual dari ponsel sendiri. Dengan lebih dari 3,5 juta unduhan di antara mereka, sayangnya ada beberapa dari Anda yang menjadi korban dari taktik pemangsa yang dirinci dalam laporan White Ops terbaru.

Hal terburuk tentang serangkaian aplikasi Android jahat ini adalah mereka diprogram untuk menipu penggunanya agar percaya bahwa mereka tidak berfungsi atau tidak dapat dipasang dengan benar, menghapus ikon peluncuran mereka sendiri segera setelah diunduh untuk melakukan proses penghapusan instalasi sulit tidak perlu.

Sementara fungsionalitas yang diiklankan seringkali terbatas atau tidak ada sama sekali, tujuan klandestin jelas, sederhana, dan sangat efektif -membombardir pengguna dengan iklan, serta mengalihkan lalu lintas web ke portal yang teduh. Kedengarannya tidak terlalu menyenangkan ... atau aman, laporan itu tidak menyebutkan apa pun tentang malware ini yang menyerang integritas informasi pribadi atau data keuangan Anda.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kejahatan AI Tidak Terkendali,...
Kejahatan AI Tidak Terkendali, Eropa Awasi Ketat Deepfake
Inilah Spesifikasi Lengkap...
Inilah Spesifikasi Lengkap Trump T1, Smartphone Android Berlapis Emas Seharga Rp8 Jutaan
Risiko Pakai Charger...
Risiko Pakai Charger Murah Buatan China dengan Daya Tinggi
Perkuat Keamanan Siber...
Perkuat Keamanan Siber Nasional, Teknologi dari Korsel Dihadirkan
Samsung Siap Angkat...
Samsung Siap Angkat Kaki dari China, Ini Masalahnya
Produksi Smartphone...
Produksi Smartphone pada Q1 2026 Turun 41 Persen
Akademisi UI: Indonesia...
Akademisi UI: Indonesia Perlu Regulasi Atasi Ancaman Spionase dan Siber
3 Pelaku Pembobolan...
3 Pelaku Pembobolan Bank Jambi Senilai Rp144,82 Miliar Jadi Tersangka
Pengamat Dukung Mabes...
Pengamat Dukung Mabes Polri Tangkap Pelaku Perampokan dan Penculikan WNA di Bali
Rekomendasi
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Pakar Bedah Kasus Dugaan...
Pakar Bedah Kasus Dugaan Pidana Jabatan Mantan Jampidsus
Berita Terkini
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Perkuat Gerbang Digital...
Perkuat Gerbang Digital Indonesia, TelkomGroup, NDP, dan BW Digital Hadirkan Sistem Kabel Laut NCC
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved